Marc Marquez kembali memperlihatkan kualitasnya dengan meraih kemenangan dalam Sprint MotoGP San Marino 2026. Fabio Di Giannantonio, yang menempati posisi keempat, merasa terkejut karena Marquez mampu menjaga jarak dari Marco Bezzecchi meskipun tim Aprilia menunjukkan performa yang sangat baik di Misano.
Marquez berhasil memangkas jarak dengan Jorge Martin di klasemen MotoGP 2026 setelah penampilannya yang dominan dalam Sprint pada Sabtu, 12 September 2026. Pembalap dari tim Ducati tersebut mengambil alih posisi terdepan dari Marco Bezzecchi yang memulai balapan dari pole position. Marquez memanfaatkan celah di Tikungan 1 dan berhasil menjaga Bezzecchi di belakangnya hingga garis finis.
Bezzecchi sempat memberikan tekanan di tengah balapan, bahkan menggunakan ban belakang jenis soft yang seharusnya memberikan keuntungan dalam balapan singkat. Namun, Marquez mampu menjauh pada lap-lap terakhir dan akhirnya menyelesaikan balapan dengan keunggulan 1,068 detik atas Bezzecchi.
Kekaguman Di Giannantonio
Performa Marquez yang mengesankan membuat Fabio Di Giannantonio merasa terkejut. Pembalap VR46 ini menyatakan bahwa Marquez memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh pembalap Ducati lainnya, termasuk kemampuan untuk terus meningkatkan performa motornya. "Marc mengejutkan saya. Selain karena dia memang Marquez, dia juga mampu mengembangkan motor lebih baik daripada kami," ungkap Di Giannantonio.
Di Giannantonio menambahkan, "Dia lebih sering mampu berada dekat dengan Aprilia, bahkan mengalahkannya. Jadi, kami juga harus berkembang agar bisa tetap lebih dekat." Di Giannantonio sendiri menyelesaikan balapan di posisi keempat, hanya terpaut 0,430 detik dari Jorge Martin yang meraih posisi ketiga. Menurutnya, tetap berada di belakang dua pembalap terdepan adalah kunci untuk menjaga peluang meraih podium.
Strategi Kemenangan Marquez
Marquez memiliki strategi khusus yang mendukung dominasinya. Ia memilih menggunakan ban belakang medium, sementara Bezzecchi dan Di Giannantonio menggunakan ban soft. Marquez menganggap pilihan tersebut sebagai salah satu faktor penting dalam kemenangannya, dengan menyatakan bahwa data dari sesi sebelumnya menunjukkan bahwa ban medium memiliki performa yang lebih baik untuk balapan utama.
Kemenangan di Sprint ini memberikan Marquez tambahan tiga poin atas Bezzecchi dan lima poin atas Martin. Kini, ia hanya tertinggal 14 poin dari Martin yang berada di puncak klasemen, sementara Bezzecchi berada 22 poin di belakang pembalap Aprilia tersebut.