Fabio Wardley menunjukkan keberanian untuk menghadapi Daniel Dubois dalam pertarungan ulang meskipun sebelumnya mengalami kekalahan yang menyakitkan. Petinju asal Inggris ini bersiap untuk merebut kembali gelar juara dunia kelas berat World Boxing Organization (WBO) dalam duel yang dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu di O2 Arena, London.
Pertarungan pertama antara keduanya terjadi pada 9 Mei di Co-op LIVE Arena, Manchester, di mana Wardley sempat menjatuhkan Dubois dua kali dalam tiga ronde awal dan terlihat berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan gelarnya. Namun, Dubois berhasil bangkit dan membalikkan keadaan, sehingga wasit Howard Foster menghentikan pertarungan pada ronde ke-11, tepat setelah 28 detik berlalu. Wardley mengalami luka parah di wajahnya, tetapi tetap berdiri meski menerima banyak pukulan. Pertarungan tersebut dianggap sebagai salah satu yang paling menarik di tahun ini.
Bagi Charlotte, pasangan Wardley yang saat itu sedang hamil dua bulan dengan anak kedua mereka, menyaksikan pertarungan dari sisi ring menjadi pengalaman yang menyiksa. Wardley memahami kekhawatiran keluarganya, tetapi ia percaya bahwa risiko tersebut adalah bagian dari profesinya. Ia mengaku telah menerima konsekuensi dari olahraga tinju sejak awal kariernya dan telah mendiskusikannya dengan pasangannya.
Kesiapan Menghadapi Tantangan Baru
“Kalau pertarungannya berubah menjadi perang, ya, itu akan menjadi perang. Saya sudah menerima kenyataan itu sejak memulai olahraga ini dan juga membicarakannya dengan pasangan saya,” ungkap Wardley. Ia menegaskan bahwa tidak merasakan dampak berkepanjangan setelah pertarungan melawan Dubois. Bahkan, beberapa jam setelah pertarungan berakhir, ia kembali ke kamar hotel dan menggendong putrinya yang masih bayi saat Charlotte beristirahat.
Keputusan untuk melanjutkan dengan pertarungan ulang diambil segera setelah kekalahan tersebut. Wardley langsung meminta timnya untuk menghubungi promotor Frank Warren guna mengaktifkan klausul pertandingan ulang dalam kontraknya. “Saya tidak ingin menjalani tiga pertarungan mudah hanya untuk membangun kembali kepercayaan diri. Bawa saya kembali ke ring. Saya akan memperbaiki kesalahan dan menyelesaikannya sendiri,” tegasnya.
Rekor dan Fokus pada Pertarungan
Fabio Wardley memiliki catatan 20 kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang, dengan 19 di antaranya adalah kemenangan knockout. Ia akan menjadi ayah dari dua anak pada bulan Desember mendatang, tetapi menekankan bahwa perannya sebagai ayah dan petinju adalah dua hal yang berbeda. Menurutnya, fokus penuh saat bertarung sangat penting untuk melewati situasi sulit dan mencapai target yang diinginkan.
Setelah menonton ulang pertarungan pertama beberapa minggu lalu, Wardley semakin yakin bisa membalas kekalahan tersebut. Ia mengakui kekuatan Dubois, namun merasa bahwa pukulan lawannya masih bisa ditangani dan tidak puas dengan keputusan penghentian laga. Wardley juga merasa memiliki potensi untuk berkembang lebih besar dibandingkan Dubois dan bertekad untuk menunjukkan perubahan dalam pertarungan ulang, termasuk memperbaiki kebiasaannya memulai pertarungan dengan lambat, demi merebut kembali gelar WBO dan menjadi juara dunia kelas berat untuk kedua kalinya.