Logo
Berita Olahraga

Fajar/Fikri Tersingkir di Perempatfinal Kejuaraan Dunia 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri gagal melanjutkan langkah di perempatfinal Kejuaraan Dunia 2026 setelah kalah dari pasangan Taiwan. Mereka mengakui kesulitan menghadapi tekanan dan kondisi la...

B
Bayu Biru
22 August 2026 22 pembaca
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: dok. PBSI)
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. (Foto: dok. PBSI)

Jakarta - Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri harus menghentikan langkah mereka di perempatfinal Kejuaraan Dunia 2026. Mereka mengungkapkan bahwa tekanan dari lawan sangat mempengaruhi performa mereka. Sebagai unggulan kedua, Fajar/Fikri tidak berhasil memenuhi harapan untuk membawa pulang gelar juara dunia, setelah kalah dalam pertandingan yang berlangsung pada hari Jumat, 21 Agustus 2026. Mereka takluk dari pasangan ganda putra Taiwan, Lee Jhe-Huei dan Yang Po-Hsuan, dengan skor 19-21, 16-21.

Kesulitan Menghadapi Tekanan

Fajar menyatakan bahwa permainan agresif lawan yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan membuat mereka kesulitan untuk mengatasi tekanan. "Hari ini kami tidak bisa keluar dari tekanan, mereka bermain sangat baik dengan speed dan power yang luar biasa. Kami sudah mencoba tapi mereka tampil lebih baik," ungkapnya melalui pernyataan resmi dari federasi.

Kondisi Lapangan yang Menantang

Selain menghadapi tekanan dari lawan, Fajar dan Fikri juga terkejut dengan kondisi angin yang cukup kencang di lapangan. "Gim pertama khususnya saya banyak ragu-ragu ya dengan permainan, sedikit kaget juga hembusan angin hari ini lumayan kencang ke pinggir jadi pengembalian bola saya banyak tidak pas," jelas Fajar.

Sementara itu, Fikri menambahkan bahwa lawan bermain dengan sangat solid, sehingga mereka sulit untuk menyerang. "Kami tidak merasa terlalu ada pressure, di lapangan memang lawan bermain baik. Permainan mereka cukup mengagetkan dan solid, seperti sempit dan tidak ada celah di lapangan mereka," kata Fikri.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi mereka untuk turnamen mendatang, terutama dalam hal penyesuaian dengan kondisi lapangan. "Banyak pelajaran untuk saya pribadi di Kejuaraan Dunia ini. Mau lawan siapapun kami harus selalu siap dan harus cepat adaptasi," tutup Fikri.

Artikel Terkait