Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, yang menempati peringkat 15 dunia, meraih posisi kedua di turnamen Australia Open 2026 BWF World Tour Super 500. Mereka kalah dari pasangan peringkat 5 dunia asal China, Jia Yifan dan Zhang Shu Xian, dalam pertandingan final yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia, pada Minggu (14/6) siang waktu setempat.
Dalam laga yang berlangsung ketat, Febriana dan Meilysa tidak mampu menahan dominasi unggulan teratas tersebut, kalah dengan skor 22-24 dan 13-21. "Di gim pertama tadi memang dari awal kami sebenarnya sudah pegang permainan, tapi pada saat poin-poin kritis itu butuh ketenangan yang lebih lagi dan lebih sabar lagi," ungkap Febriana kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Perjalanan Pertandingan
Febriana dan Meilysa memulai game pertama dengan sangat baik, meraih keunggulan cepat 2-0 dan 7-3, hingga menutup interval dengan skor 11-5. Namun, pasangan China yang sempat lambat mulai menunjukkan performa terbaiknya dan berhasil mengejar ketertinggalan. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pasangan Indonesia membuat mereka hanya unggul tipis 16-15 sebelum akhirnya berbalik tertinggal 18-19. Meskipun berhasil memaksakan setting, ketenangan Jia Yifan dan Zhang Shu Xian menjadi kunci kemenangan mereka di game pertama.
Memasuki game kedua, Febriana dan Meilysa kembali tampil agresif dengan memimpin 4-0. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena pasangan China berhasil membalikkan keadaan dan menutup interval dengan 8-11. Setelah jeda, Jia Yifan dan Zhang Shu Xian semakin tak terbendung, memaksa pasangan Indonesia melakukan banyak kesalahan dan tertinggal jauh 11-19 sebelum akhirnya menyerah di game kedua dengan skor 13-21, sehingga memastikan posisi runner-up bagi mereka.
Refleksi dan Harapan
Ini merupakan pencapaian runner-up kedua berturut-turut bagi Febriana dan Meilysa setelah sebelumnya juga meraih posisi kedua di turnamen yang sama tahun lalu. "Kami tetap mensyukuri hasil ini walaupun belum bisa upgrade. Positifnya di sini kami dapat suasana dan hawa pertandingannya, semoga ke depan bisa seperti ini terus," kata Meilysa.