Pelatih kepala Fenerbahce Beko, Sarunas Jasikevicius, menginginkan agar timnya dapat bermain lebih kolektif saat menghadapi Zalgiris Kaunas di Game 4. Setelah mengalami kekalahan yang mengecewakan di Game 3, timnya perlu belajar dari pengalaman tersebut. Meski telah unggul 2-0 di dua pertandingan sebelumnya, Fenerbahce kini menghadapi tantangan setelah kalah, sehingga kedudukan saat ini menjadi 1-2.
Pentingnya Kembali ke Gaya Permainan Sendiri
Jasikevicius menegaskan bahwa meskipun timnya masih dalam posisi unggul, mereka tidak boleh merasa puas. Ia ingin anak asuhnya segera kembali ke gaya permainan mereka yang khas, dengan lebih banyak melakukan operan dan bermain sebagai satu kesatuan. "Kita perlu kembali memainkan gaya permainan basket kita sendiri, lebih banyak mengoper bola, dan lebih bermain sebagai tim. Secara defensif, kita membuat Zalgiris merasa terlalu nyaman," ungkapnya dalam sebuah wawancara dengan media setempat.
Menjaga Mentalitas Bertahan
Devon Hall, salah satu pemain kunci Fenerbahce, juga sepakat dengan pernyataan pelatihnya. Ia mengingatkan bahwa atmosfer di babak playoff sangat berbeda dibandingkan dengan pertandingan reguler, sehingga tim perlu menunjukkan semangat yang lebih tinggi. "Kita harus mengembalikan mentalitas bertahan kita. Semuanya berawal dari situ. Kita ingin belajar dari pertandingan sebelumnya dan memberikan performa terbaik kita baik dalam menyerang maupun bertahan," tambah Hall, melengkapi pernyataan Jasikevicius.