Pemegang sabuk juara kelas berat IBF, Filip Hrgovic, memberikan tanggapan tajam terhadap kekalahan TKO Fabio Wardley oleh Daniel Dubois. Hrgovic berpendapat bahwa pertarungan ulang antara Wardley dan Dubois terlalu cepat bagi Wardley, sekaligus menegaskan keyakinannya untuk meraih kemenangan dalam duel unifikasi yang akan datang.
Wardley harus mengubur impian merebut sabuk WBO setelah dikalahkan oleh Dubois hanya dalam dua ronde di O2 Arena, London. Hrgovic menilai keputusan Wardley untuk melanjutkan pertarungan hanya lima bulan setelah kekalahan pertamanya adalah sebuah kesalahan besar. "Saya tidak terkesan. Wardley sama sekali tidak terlihat bagus sejak ronde pertama, ada sesuatu yang salah dengannya. Itu laga yang mudah bagi Daniel karena pertarungan ini terlalu cepat. Wardley menerima banyak kerusakan di duel pertama, dan tidak semua orang adalah Hrgovic yang punya dagu sekeras granit," sindir Hrgovic.
Tantangan untuk Pertarungan Unifikasi
Setelah menghadapi Dubois dalam situasi tegang di ring pasca-laga, Hrgovic segera menyambut tantangan unifikasi yang diajukan oleh Dubois. Ia bahkan telah merencanakan waktu ideal untuk pertarungan tersebut. "Saya ingin bertarung dengannya. Dia segar dan tidak cedera, jadi dia siap bertarung Maret nanti. Dibandingkan Moses (Itauma), pertarungan melawan Dubois akan terasa seperti slow motion. Dia agak lambat, meski punya pukulan kuat dan jab bagus. Saya yakin bisa menghentikannya. Pada pertarungan pertama saya sakit, cedera, dan mengalami luka robek, tetapi di duel berikutnya saya akan menghancurkannya," tegas petinju asal Kroasia ini.
Optimisme Hrgovic Menjelang Pertarungan
Meskipun Dubois berhasil keluar sebagai pemenang dalam pertemuan pertama mereka pada Juni 2024, Filip Hrgovic tetap optimis dapat membalas kekalahannya ketika kedua juara tersebut bertarung untuk menggabungkan sabuk IBF dan WBO di atas ring. Keyakinan Hrgovic untuk meraih kemenangan semakin menguatkan harapan penggemar tinju akan duel yang menarik di masa mendatang.