Logo
Raket

Goh Soon Huat dan Shevon Lai Berkorban untuk Sukses di Kejuaraan Dunia 2026

Pasangan ganda campuran Malaysia, Goh Soon Huat dan Shevon Lai, melakukan perubahan besar dalam gaya hidup mereka demi mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di New Delhi.

D
Dharma Kusuma
15 August 2026 21 pembaca
Goh Soon Huat-Shevon Jemie Lai/[Foto:Thestar]
Goh Soon Huat-Shevon Jemie Lai/[Foto:Thestar]

Goh Soon Huat dan Shevon Lai Jemie membuktikan bahwa usaha keras adalah kunci untuk mencapai hasil yang diinginkan. Pasangan ganda campuran yang berpengalaman ini telah melakukan pengurangan pada beberapa makanan kesukaan mereka serta melakukan perubahan signifikan dalam gaya hidup selama beberapa bulan terakhir, agar dapat tampil dalam kondisi terbaik saat Kejuaraan Dunia yang dimulai pada Senin (17 Agustus) di New Delhi.

Mereka tiba di India pada Jumat (14 Agustus) sebagai pasangan ganda campuran Malaysia yang paling berpengalaman, menyusul mundurnya juara bertahan Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei. Toh Ee Wei saat ini sedang dalam proses pemulihan dari cedera lutut setelah menjalani operasi dan menjalani rehabilitasi di Melbourne. Posisi pasangan Tang Jie dan Ee Wei kini digantikan oleh Wong Tien Ci dan Lim Chiew Sien.

Perayaan Ulang Tahun yang Sederhana

Shevon, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-33 pekan lalu, memilih untuk merayakan dengan sederhana demi fokus pada kejuaraan dunia. "Agustus adalah bulan spesial saya. Saya telah melakukan banyak persiapan untuk datang ke sini dan juga melakukan perubahan gaya hidup besar-besaran, jadi semoga keberuntungan berpihak pada saya dan semuanya akan berjalan lancar bagi kami di New Delhi," ungkap Shevon.

Pasangan yang saat ini menduduki peringkat ke-11 dunia ini menyadari bahwa mereka akan menghadapi lawan yang lebih muda dan kuat. Namun, Shevon berharap mereka bisa bersaing dengan kombinasi yang ada. "Setiap turnamen istimewa bagi kami karena kami tahu bahwa perjalanan ini tidak akan berlangsung lama lagi, tetapi kejuaraan dunia menawarkan sesuatu yang istimewa yang akan dikenang seumur hidup - kesempatan untuk menjadi juara dunia," ujarnya. "Menurutku, memenangkan medali akan menjadi pencapaian terbaik sejauh ini." Dia juga menambahkan bahwa meskipun tidak ada pasangan Malaysia lain dalam undian, masih banyak pasangan kuat lainnya yang menjadi tantangan berat bagi mereka.

Persiapan dan Tantangan di Kejuaraan Dunia

Goh Soon Huat dan Shevon Lai mendapatkan bye di babak pertama dan kemungkinan akan menghadapi pasangan Korea Selatan, Kim Jae-hyeon dan Jang Ha-jeong, di babak kedua. Mereka berada di kuarter yang sama dengan unggulan teratas, Feng Yanzhe dan Huang Dongping, serta unggulan kedelapan Cheng Xing dan Zhang Chi dari Tiongkok, dan unggulan ke-16 Jepang, Yuta Watanabe dan Maya Taguchi.

Dengan pelatih Teo Kok Siang yang akan bergabung dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) bulan depan, para pemain profesional saat ini berlatih di bawah bimbingan Ameer Amir Zainuddin. Shevon menyatakan bahwa beradaptasi dengan perubahan pelatih bukanlah masalah besar. "Kami beradaptasi dengan baik karena Ameer sudah cukup lama bersama tim, jadi saya rasa sebagian besar dari kami sudah terbiasa," jelasnya.

Dia menambahkan, "Lagipula, bukan hal baru bagi Soon Huat dan saya untuk bekerja di bawah pelatih baru karena kami pernah mengalami perubahan serupa selama berada di BAM dan kemudian sebagai pemain independen. Namun tentu saja, sedikit lebih sulit sebagai pemain independen karena kami harus siap menghadapi keadaan yang tidak terduga." Ameer bertanggung jawab melatih pasangan ganda campuran, sementara Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari menangani ganda putra Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani.

Artikel Terkait