Logo
Basket

Hannah Hidalgo Memimpin Sembilan Pemain NCAA dalam Program NIL Unrivaled Musim Ini

Program NIL Unrivaled kembali menggandeng sejumlah pemain basket putri NCAA, termasuk Hannah Hidalgo dan Sarah Strong, untuk musim kedua berturut-turut.

S
Surya Kirana
16 August 2026 25 pembaca
Hannah Hidalgo termasuk sembilan pemain yang mendapatkan kesepakatan tersebut untuk musim kedua berturut-turut. (Foto: AP)
Hannah Hidalgo termasuk sembilan pemain yang mendapatkan kesepakatan tersebut untuk musim kedua berturut-turut. (Foto: AP)

Program NIL Unrivaled kembali menjalin kerja sama dengan sejumlah pemain basket putri dari perguruan tinggi NCAA. Di antara sembilan pemain yang terlibat dalam kesepakatan ini adalah Hannah Hidalgo dan Sarah Strong, yang akan melanjutkan kolaborasi mereka untuk musim kedua. Hidalgo dikenal sebagai bintang dari Notre Dame, sedangkan Strong merupakan pemain dari UConn.

Keduanya akan berpartisipasi dalam program "Future is Unrivaled", yang dirancang oleh liga basket 3-on-3 untuk mendukung pengembangan para pemain muda sebelum mereka memasuki level profesional. Selain Hidalgo dan Strong, Madison Booker dari Texas juga mendapatkan kontrak NIL untuk tahun kedua. Mereka akan bergabung dengan KK Arnold dari UConn, Jaloni Cambridge dari Ohio State, Joyce Edwards dari South Carolina, Olivia Olson dari Michigan, serta pasangan pemain LSU, Jada Williams dan Mikaylah Williams.

Komitmen untuk Masa Depan Basket Putri

General Manager Unrivaled, Clare Duwelius, menyatakan, "Kami bangga terus berinvestasi pada masa depan basket putri melalui inisiatif Future is Unrivaled. Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan kelompok atlet berbakat ini." Duwelius menambahkan bahwa antusiasme para pemain untuk berpartisipasi dalam program ini sejalan dengan tujuan Unrivaled dalam membangun hubungan jangka panjang dengan talenta-talenta muda di dunia basket putri.

Program NIL ini telah berjalan selama tiga tahun sejak Unrivaled mulai memberikan kesepakatan kepada pemain perguruan tinggi. Inisiatif ini memungkinkan liga untuk membangun hubungan dengan pemain-pemain potensial sebelum mereka memasuki dunia profesional. Namun, memiliki kontrak NIL dengan Unrivaled tidak menjamin bahwa pemain tersebut akan berkompetisi dalam liga, seperti yang terjadi pada Azzi Fudd yang memilih untuk bergabung dengan Project B meskipun sebelumnya memiliki kesepakatan dengan Unrivaled.

Pertemuan di Miami dan Kegiatan Pengembangan

Sementara itu, beberapa pemain yang sebelumnya terlibat dalam program NIL telah melanjutkan kerja sama mereka dengan liga setelah menyelesaikan karier di perguruan tinggi. Olivia Miles dan Flau'Jae Johnson, yang termasuk dalam kelompok pemain NCAA Unrivaled pada 2025, telah menandatangani kontrak untuk bermain bersama liga tersebut pada musim dingin ini. Kesembilan pemain yang menerima kesepakatan tahun ini dijadwalkan berkumpul di Miami pada akhir pekan mendatang untuk mengunjungi kantor pusat Unrivaled dan mengikuti serangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh liga.

Agenda pertemuan tersebut mencakup sesi pengembangan keterampilan, produksi konten, pemotretan untuk merchandise, serta berbagai kegiatan sosial untuk mempererat hubungan antar pemain. Melalui program "Future is Unrivaled", liga berharap dapat terus memperluas ekosistem basket putri dan memberikan pengalaman profesional kepada pemain NCAA sebelum mereka melangkah ke jenjang berikutnya.

Tags: NCAA

Artikel Terkait