Marc Surer, seorang sahabat dekat Michael Schumacher, berharap film dokumenter terbaru yang akan ditayangkan di Netflix dapat memberikan informasi mengenai kondisi terkini legenda Formula 1 tersebut. Film yang berjudul 'Schumacher '94 - The Birth of a Legend' direncanakan rilis secara global pada tanggal 2 Oktober.
Dokumenter ini akan menceritakan perjalanan Schumacher selama musim Formula 1 tahun 1994, saat ia berhasil meraih gelar juara dunia pertamanya. Namun, perhatian publik juga tertuju pada keadaan kesehatan Schumacher saat ini. Surer, mantan pembalap F1 asal Swiss, berharap bahwa Corinna Schumacher, istri Michael, dapat memberikan sedikit gambaran mengenai kondisi suaminya.
Kecelakaan yang Mengubah Segalanya
Michael Schumacher mengalami kecelakaan ski yang parah di Pegunungan Alpen Prancis pada tahun 2013, yang mengakibatkan cedera otak serius setelah kepalanya terbentur batu. Setelah kecelakaan tersebut, Schumacher menjalani dua kali operasi dan sempat berada dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis hingga bulan Juni 2014. Sejak insiden itu, keluarga Schumacher sangat menjaga privasi mengenai kondisi kesehatan Michael dan jarang memberikan informasi secara terbuka.
Harapan untuk Keterbukaan
Surer menyatakan, "Orang-orang tahu dia tidak bisa berjalan. Orang-orang tahu dia tidak bisa berbicara sekarang. Tapi saya harap setidaknya dia menjelaskan situasinya. Jika dia bereaksi, jika dia melihat perlombaan, jika dia melihat orang lain, akan lebih baik jika kita mengetahuinya. Jadi saya harap dia sedikit lebih terbuka saat berbicara dengan Netflix."
Ia juga mengungkapkan bahwa ia masih berkomunikasi dengan Corinna dan pertemuan terakhir mereka banyak membahas tentang kuda, mengingat keduanya memiliki minat yang sama. Mengenai kemungkinan Schumacher tampil di depan publik lagi, Surer merasa pesimistis. "Apakah kita akan melihat Michael lagi di depan umum? Tidak, saya rasa tidak. Keluarganya tidak ingin orang-orang melihatnya seperti itu," ujarnya.
Surer menambahkan, "(Mereka ingin) mengenangnya sebagaimana adanya: seorang pria yang bahagia dan sukses. Dan hanya itu. Tapi dalam film dokumenter itu, saya penasaran apa yang akan dia katakan," tutup Surer.