Logo
Olahraga Lain

Henry Cejudo Menang Tipis dalam Debut Tinju Profesionalnya Melawan Javon Walton

Henry Cejudo meraih kemenangan tipis dalam debut tinju profesionalnya melawan Javon Walton melalui split decision di Miami. Cejudo menunjukkan ketangguhan meski Walton tampil mengesankan di ronde pert...

A
Arka Wisena
29 September 2026 20 pembaca
Henry Cejudo melakukan selebrasi setelah dinyatakan sebagai pemenang duel melawan Javon Walton, Sabtu (26/9). (Foto: Fight TV)
Henry Cejudo melakukan selebrasi setelah dinyatakan sebagai pemenang duel melawan Javon Walton, Sabtu (26/9). (Foto: Fight TV)

Mantan juara UFC dan peraih medali emas Olimpiade, Henry Cejudo, berhasil meraih kemenangan dalam pertarungan tinju profesional pertamanya. Ia mengalahkan aktor sekaligus petinju muda, Javon "Wanna" Walton, melalui split decision dalam acara Misfits Boxing yang berlangsung di James L. Knight Arena, Miami, pada Sabtu (26/9).

Cejudo, yang kini memiliki rekor 1-0, memenangkan pertarungan kelas welterweight selama empat ronde tersebut setelah dua juri memberikan skor 39-37 untuknya, sementara satu juri lainnya memberikan skor yang sama untuk Walton, yang kini memiliki rekor 3-1-1.

Ronde Pertama yang Menjanjikan bagi Walton

Walton, yang berusia 20 tahun, menunjukkan performa yang meyakinkan di ronde pertama. Dengan tinggi 5 kaki 8 inci, ia memiliki keunggulan jangkauan sekitar empat inci dibandingkan Cejudo, yang memungkinkannya untuk mendaratkan beberapa pukulan kiri yang efektif. Namun, Cejudo segera menemukan cara untuk menyesuaikan jarak dan waktu serangan lawannya.

Pada ronde keempat, Cejudo, yang berusia 39 tahun, mulai meningkatkan tekanan dan berhasil mendaratkan beberapa pukulan kanan melalui serangan balik. "Itu pertarungan yang ketat. Saya tahu dia memenangkan ronde pertama, tetapi saya merasa ronde-ronde berikutnya menjadi milik saya," ungkap Cejudo setelah pertarungan berakhir.

Apresiasi Cejudo terhadap Walton

Henry Cejudo juga memberikan pujian kepada Walton, yang tampil meski hanya memiliki waktu persiapan singkat. Ia menyebutkan bahwa pertarungan tersebut adalah pengalaman yang berbeda karena Walton menerima kesempatan bertanding hanya dengan pemberitahuan sekitar dua pekan. "Saya mengatakan kepadanya setelah pertandingan, 'Kamu jauh lebih tangguh dari yang saya kira.' Dia sudah melakukan ini sejak usia empat tahun dan memiliki masa depan cerah. Ini hanya dengan persiapan dua pekan. Karena menghormatinya, saya ingin melakukan pertarungan ulang dengannya," jelas Cejudo.

Walton dikenal luas berkat perannya sebagai Ashtray dalam serial HBO "Euphoria" dan saat ini terikat kontrak dengan Most Valuable Promotions yang dimiliki Jake Paul. Setelah pertarungan tersebut, Cejudo langsung mengalihkan perhatian kepada Nurideen Shabazz, yang dikenal sebagai Deen the Great, yang seharusnya menjadi lawan Cejudo tetapi terpaksa mundur karena cedera. "Ada seseorang yang seharusnya saya lawan. Deen the Duck, di mana kamu? Orang ini menghindari saya. Sudah waktunya saya menjatuhkannya," tegas Cejudo.

Kemenangan ini menambah catatan baru dalam karier olahraga Cejudo, yang sebelumnya dikenal sebagai juara UFC dan peraih medali emas Olimpiade. Meskipun telah pensiun dari MMA pada bulan Desember lalu, Cejudo tetap aktif bertanding dan sepanjang tahun 2026, ia telah tampil dalam tiga pertandingan gulat, termasuk melawan dua mantan juara kelas bantamweight UFC, Merab Dvalishvili dan Urijah Faber.

Artikel Terkait