Jakarta - Kisah perjuangan keluarga Marquez dalam mendukung karier balap Marc dan Alex Marquez kembali menjadi perhatian publik. Roser Alenta, ibu dari kedua pebalap tersebut, dengan tegas membantah klaim yang menyatakan bahwa mereka pernah tidak makan malam demi membeli sepatu balap saat awal merintis karier.
Roser menegaskan bahwa cerita tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa ia dan suaminya, Julia Marquez, memang melakukan banyak pengorbanan finansial untuk mewujudkan impian kedua putranya, namun kebutuhan dasar keluarga tidak pernah mereka korbankan. "Itu benar-benar tidak benar," ujar Roser, merujuk pada klaim tersebut. "Kami selalu mengakui bahwa Julia dan saya berusaha membantu anak-anak kami mewujudkan impian mereka untuk balapan, melalui banyak usaha. Tetapi mengatakan bahwa kami tidak makan malam untuk membelikan mereka sepatu, itu bukan hanya tidak benar, tetapi juga gila," tambahnya.
Perjuangan Awal Keluarga Marquez
Roser tidak menyangkal bahwa keluarga mereka menghadapi berbagai tantangan di awal karier Marc dan Alex. Hampir seluruh waktu luang mereka digunakan untuk mendukung aktivitas balap kedua putranya. Alih-alih berlibur, Roser dan Julia memanfaatkan waktu libur untuk mempersiapkan perlengkapan balap dan membawa Marc serta Alex ke berbagai sirkuit untuk berlatih dan bertanding. Beberapa lokasi yang sering mereka kunjungi antara lain Vic, Manresa, Comarruga, dan El Pla de Sant Tirs.
"Liburan kami adalah pergi berlatih bersama mereka," ungkap Roser. Meskipun perjalanan tersebut memerlukan tenaga dan biaya, Roser menyatakan bahwa seluruh anggota keluarga tetap menikmati pengalaman tersebut. Tabungan keluarga juga dimanfaatkan, sementara mereka berusaha mencari sumber pendapatan tambahan untuk mendukung kebutuhan balap anak-anaknya.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Seiring berjalannya waktu, dukungan mulai mengalir dari berbagai sosok dan institusi, termasuk Emilio Alzamora, Monlau School, RACC, Circuit de Barcelona-Catalunya, serta berbagai sponsor. Roser ingin meluruskan pandangan mengenai perjuangan keluarganya. Meskipun ada pengorbanan finansial, itu tidak berarti Marc dan Alex harus mengorbankan kebutuhan dasar mereka. "Marc maupun Alex tidak pernah kekurangan apa pun dalam hidup mereka, sama sekali tidak!" tegas Roser. "Karier mereka tidak pernah didahulukan daripada pendidikan mereka dan, terlebih lagi, makanan serta pertumbuhan mereka," ujarnya.
Roser bahkan memberikan ilustrasi sederhana untuk menegaskan kondisi keluarga mereka saat itu. "Di rumah tidak pernah kekurangan makaroni," katanya.