Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengekspresikan kekecewaannya terkait insiden tendangan kungfu yang terjadi dalam pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20. Insiden tersebut tidak hanya mengganggu jalannya pertandingan, tetapi juga mencederai prinsip fair play yang seharusnya dijunjung tinggi dalam olahraga.
Kurniawan menjelaskan bahwa tindakan tersebut sangat disayangkan, mengingat sepak bola adalah permainan yang mengedepankan sportivitas. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas permainan dan menghormati lawan. "Kejadian seperti ini seharusnya tidak terjadi, karena bisa merugikan pemain dan menciptakan suasana yang tidak sehat dalam pertandingan," ujarnya. Insiden ini menjadi perhatian serius bagi para pelatih dan pengurus liga untuk memastikan bahwa tindakan serupa tidak terulang di masa depan.
Dengan kejadian ini, Kurniawan berharap ada langkah-langkah konkret yang diambil untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan disiplin dalam kompetisi. Ia menekankan bahwa pendidikan tentang sportivitas harus terus dilakukan agar nilai-nilai fair play tetap terjaga di kalangan pemain muda. Ke depan, diharapkan insiden serupa tidak akan terjadi lagi dan semua pihak dapat berkontribusi dalam menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih baik.