Isaac Cruz sukses mempertahankan gelar interim WBC kelas welter super dengan menghentikan Nestor Bravo pada ronde keenam di Pechanga Arena, San Diego, pada hari Sabtu, 19 September 2026. Sejak awal pertarungan, Cruz menunjukkan agresivitasnya dan membuat Bravo kesulitan untuk keluar dari tekanan yang diberikan.
Pukulan hook kiri menjadi senjata utama bagi petinju asal Meksiko ini, yang akhirnya mengakhiri pertarungan pada ronde keenam. Dengan kemenangan ini, rekor Cruz kini menjadi 29 kemenangan, tiga kekalahan, dan dua hasil imbang, termasuk 19 kemenangan melalui knockout. Sementara itu, Bravo mengalami kekalahan kedua dalam kariernya, dengan catatan 24 kemenangan dan dua kekalahan.
Cruz sebenarnya sudah memberikan peringatan kepada Bravo sejak ronde pertama ketika ia menjatuhkan lawannya dengan hook kiri. Ia terus menekan Bravo sepanjang pertandingan, yang berusaha meredam serangan dengan beberapa kali menggunakan clinch dan melakukan tindakan ilegal, hingga akhirnya mendapat pengurangan poin dari wasit.
Pertarungan berakhir pada menit 1:30 ronde keenam ketika Cruz kembali berhasil mengenai Bravo dengan hook kiri, membuatnya terjatuh dan tidak mampu bangkit sebelum hitungan wasit Thomas Taylor selesai.
Tantangan untuk Ryan Garcia
Setelah meraih kemenangan, Isaac Cruz segera mengarahkan perhatian kepada Ryan Garcia, juara WBC kelas welter yang baru saja mempertahankan gelarnya dengan kemenangan KO ronde kedua atas Conor Benn. "Ryan, saya di sini. Pertarungan berikutnya adalah melawanmu. Ayo, Ryan, ayo!" seru Cruz setelah pertandingan.
Tantangan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Garcia, yang menyatakan bahwa tawaran untuk pertarungan pada bulan Desember sudah tersedia, membuka peluang untuk duel besar antara dua petinju dengan gaya bertarung agresif. Namun, untuk mewujudkan duel ini, Cruz harus naik dari kelas welter super ke kelas welter.
Peluang Karier di Depan
Cruz saat ini masih memegang gelar interim WBC di 140 pound, yang diraihnya setelah mengalahkan Omar Salcido pada Juli 2025. Ia juga berhasil mempertahankan gelarnya dalam duel melawan Lamont Roach Jr yang berakhir imbang pada bulan Desember tahun lalu. Selain tantangan dari Garcia, Cruz juga berpotensi menghadapi pemenang pertarungan Dalton Smith melawan Alberto Puello dalam perebutan gelar WBC kelas welter super.
Dengan kemenangan terbaru dan tantangan terbuka kepada Garcia, Isaac Cruz kini memiliki beberapa opsi besar untuk melanjutkan kariernya. Duel melawan Garcia menjadi salah satu kemungkinan yang paling menarik karena mempertemukan dua petinju populer dengan gaya bertarung ofensif.