Moses Itauma kembali menunjukkan sikap rendah hati meskipun namanya semakin bersinar sebagai salah satu prospek teratas di divisi kelas berat. Meskipun banyak pengamat menilai dirinya sebagai petinju dengan kekuatan pukulan yang sangat berbahaya, Itauma justru memberikan pujian kepada Daniel Dubois.
Petinju berusia 21 tahun ini telah mencatatkan karier profesional yang impresif dengan sejumlah kemenangan knockout yang mengangkat namanya. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika ia menghentikan Jermaine Franklin pada ronde kelima di awal tahun ini. Franklin dikenal sebagai petinju yang sulit dikalahkan, namun Itauma berhasil mengakhiri pertarungan tersebut dengan meyakinkan.
Ujian Terbesar di O2 Arena
Saat ini, Itauma bersiap untuk menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya, di mana ia dijadwalkan bertemu Filip Hrgovic di O2 Arena, London, pada 29 Agustus. Hrgovic adalah salah satu petinju kelas berat terbaik di dunia dan dianggap sebagai lawan terberat yang pernah dihadapi oleh Itauma.
Kemenangan atas Hrgovic diyakini akan semakin mendekatkan Itauma pada peluang merebut gelar juara dunia. Namun, saat ditanya mengenai siapa petinju kelas berat paling berbahaya saat ini, ia tidak memilih dirinya sendiri atau Hrgovic. "Saya rasa petinju kelas berat paling berbahaya adalah Daniel Dubois. Jujur saja, Anda pasti tidak ingin bertemu dia di gang yang sepi," ungkap Itauma.
Pilihan Rekan Pertarungan
Itauma bahkan menyatakan bahwa ia lebih memilih Dubois sebagai rekan satu tim jika berada dalam situasi pertarungan imajiner. "Kalau saya harus memilih rekan untuk pertarungan dua lawan dua, saya akan memilih Daniel Dubois. Bukan berarti saya tidak mau melawannya, saya tetap akan melawannya. Tetapi kalau bisa memilih rekan satu tim, saya ingin Dubois berada di sisi saya," jelasnya.
Di sisi lain, Dubois saat ini berada di puncak kariernya. Petinju yang dijuluki Dynamite ini memegang gelar juara dunia WBO kelas berat setelah mengalahkan Fabio Wardley melalui knockout pada ronde ke-11. Sebelumnya, ia juga pernah meraih sabuk juara dunia IBF dan mencatatkan kemenangan signifikan atas Anthony Joshua sebelum kalah dari Oleksandr Usyk.
Nama Itauma dan Dubois sering kali disebut-sebut sebagai calon rival di masa depan. Promotor Frank Warren bahkan dilaporkan telah menyiapkan rencana untuk mempertemukan keduanya dalam duel perebutan gelar juara dunia yang tak terbantahkan, asalkan keduanya terus meraih kemenangan. Namun, sebelum peluang tersebut terwujud, Itauma harus melewati ujian berat melawan Hrgovic, sementara Dubois diperkirakan akan menjalani pertandingan ulang melawan Wardley dalam laga selanjutnya.