Ja Morant bersiap untuk menghadapi momen emosional saat Portland Trail Blazers bertanding melawan Memphis Grizzlies di Moda Center pada Kamis, 29 Oktober. Ini merupakan pertemuan pertama Morant dengan tim yang pernah dibelanya setelah terjadinya pertukaran yang cukup dramatis. Meskipun perpisahan tersebut diwarnai ketegangan, Morant menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan rasa dendam terhadap Grizzlies, tim yang menjadi tempatnya memulai karier cemerlang di NBA.
Morant tampil dengan sikap profesional saat berhadapan dengan mantan rekan satu timnya. "Tidak ada perasaan buruk dari saya terhadap Memphis. Sama sekali tidak," ungkap Morant. Ia melihat pertandingan ini sebagai bagian dari rutinitas dalam musim NBA, meskipun ada emosi yang menyertainya.
Hubungan yang Masih Terjalin
Menegaskan bahwa dirinya bukan tipe orang yang menyimpan dendam, Morant juga menyatakan masih berkomunikasi dengan beberapa mantan rekan setim di Grizzlies. "Saya masih berbicara dengan rekan-rekan yang memang dekat dengan saya di sana. Saya berbicara dengan mereka kemarin. Bagi saya, ini tidak berbeda dari pertandingan basket lainnya dalam jadwal," jelasnya.
Walaupun Morant telah pindah ke Portland, hubungan dengan Memphis tidak sepenuhnya terputus. Ia dipilih sebagai No. 2 dalam NBA Draft 2019 dan berkembang menjadi salah satu ikon Grizzlies serta salah satu pemain paling menonjol dalam sejarah klub tersebut. Selama berseragam Memphis, Morant berhasil meraih gelar Rookie of the Year dan Most Improved Player pada tahun 2022, serta dua kali terpilih sebagai NBA All-Star dan masuk dalam All-NBA Second Team. Namun, perjalanan kariernya juga diwarnai dengan skorsing dan cedera yang mengganggu performanya.
Perpisahan yang Sulit
Ketegangan terjadi pada musim terakhirnya di Memphis, terutama setelah perselisihan dengan staf pelatih, termasuk komentar yang menyangkut pelatih kepala Tuomas Iisalo. Pada November 2025, Grizzlies menjatuhkan skorsing satu pertandingan kepada Morant, yang akhirnya memicu keputusan tim untuk melepasnya ke Portland pada Juni 2026.
Saat ini, Morant merasa nyaman di Portland dan menikmati suasana baru, serta berharap untuk membangun pencapaian yang berbeda. Dalam tiga pertandingan pertamanya bersama Blazers, ia mencatatkan rata-rata 16,3 poin dan 6,3 asis per pertandingan.