Logo
Olahraga Lain

Jaron Ennis Dianggap Menghindari Vergil Ortiz untuk Menghadapi Josh Kelly

Jaron Ennis, petinju asal Philadelphia, kini menjadi sorotan setelah meraih dua gelar dunia dan berencana menghadapi Josh Kelly, sementara Vergil Ortiz Jr. merasa diabaikan dalam rencana pertarungan t...

D
Dhearatika Jaya
03 September 2026 20 pembaca
Jaron Ennis
Jaron Ennis

Jaron Ennis kini berada di posisi strategis dalam persaingan kelas welter super setelah berhasil merebut dua gelar dunia dari Xander Zayas pada bulan Juni 2026. Dalam pertarungan tersebut, Ennis menghentikan Zayas pada ronde ketujuh, membawa pulang sabuk WBA dan WBO. Kemenangan ini menandai Ennis sebagai juara dunia untuk kali kedua dalam karier profesionalnya, sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkannya dengan 36 kemenangan, 32 di antaranya melalui KO.

Setelah mencapai kesuksesan tersebut, Ennis langsung mengalihkan fokusnya kepada pemegang gelar lainnya dengan tujuan untuk meraih status juara tak terbantahkan di kelas welter super. Salah satu nama yang muncul sebagai calon lawan adalah Josh Kelly, pemegang gelar IBF. Kelly meraih sabuk tersebut setelah mengalahkan Bakhram Murtazaliev pada Januari 2026 dan berhasil mempertahankannya dalam pertarungan ketat melawan Caoimhin Agyarko.

Kritik dari Pelatih Vergil Ortiz

Pertarungan melawan Kelly dinilai sebagai pilihan yang logis karena keduanya berada di bawah promotor yang sama, Matchroom Boxing. Namun, keputusan Ennis untuk mengejar pertarungan ini menuai kritik dari Robert Garcia, pelatih Vergil Ortiz Jr. Garcia sebelumnya berharap agar anak asuhnya dapat bertarung melawan Ennis. Ia berpendapat bahwa duel tersebut seharusnya tidak perlu menunggu hingga kedua petinju memiliki gelar yang dipertaruhkan.

Garcia menyatakan, “Kami sudah mendorong pertarungan melawan Boots (julukan Ennis). Ketika Oscar De La Hoya membicarakannya dan saya ditanya mengenai pendapat saya, saya selalu mengatakan, mari langsung menghadapi Boots.” Ia juga menyoroti keputusan Ennis yang lebih memilih untuk mengejar pertarungan unifikasi, yang menurutnya tidak cukup kuat untuk mengesampingkan duel melawan Ortiz.

Peluang Pertarungan yang Terbuka

Garcia menambahkan, “Sepertinya tim Ennis mengubah pikiran mereka. Mereka ingin melakukan unifikasi. Tetapi kalau ingin memberikan pertarungan terbaik kepada penggemar, duel itu tidak harus menjadi pertarungan perebutan gelar.” Pelatih berusia 51 tahun ini bahkan menyebut pertarungan Ennis versus Ortiz sebagai duel terbesar yang ada di kelas welter super. “Menurut saya, Boots melawan Vergil adalah pertarungan terbesar di kelas 154 pound. Jadi kalau Boots menggunakan alasan mengejar unifikasi, dan Eddie Hearn juga menggunakan alasan yang sama, berarti mereka berusaha menghindari pertarungan dengan Vergil,” lanjutnya.

Sebelumnya, Ennis dan Ortiz sempat dalam pembicaraan untuk bertarung, tetapi rencana tersebut terhambat setelah Ortiz menghadapi masalah hukum dengan Golden Boy Promotions dan promotornya, Oscar De La Hoya. Setelah situasi tersebut mereda, peluang untuk mempertemukan kedua petinju kembali muncul. Namun, saat ini Ennis lebih memilih untuk mengejar sabuk lain di kelas welter super.

Sementara itu, Ortiz masih mencari lawan untuk pertandingan berikutnya, setelah terakhir kali bertarung pada November 2025 dan menghentikan Erickson Lubin dalam dua ronde. Jika pertarungan melawan Jaron Ennis tidak terwujud, Ortiz bahkan diperkirakan akan naik ke kelas menengah. Saat ini, Ennis berada di persimpangan antara melanjutkan rencana unifikasi atau membuka kembali negosiasi untuk pertarungan yang dianggap Garcia sebagai duel terbesar di kelas welter super.

Artikel Terkait