Logo
Berita Olahraga

Jete Run 2026 Targetkan 10 Ribu Peserta

Ajang lari Jete Run 2026 akan kembali digelar pada 6 September 2026 di Surabaya, dengan target peserta sebanyak 10.000 orang, dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

C
Citra Erwana
09 May 2026 14 pembaca
Jete Run 2026 Targetkan 10 Ribu Peserta
Foto: dok.Jete Indonesia

Event lari di Indonesia semakin berkembang, tidak hanya sebagai olahraga tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Jete Run 2026 hadir untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam mendukung kesehatan mereka. Setelah sukses tahun lalu, acara ini dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026 di Surabaya.

Penyelenggara menargetkan jumlah peserta mencapai 10.000 orang, yang merupakan dua kali lipat dari jumlah peserta pada tahun lalu. Pendaftaran untuk kategori 5K dan 10K telah dibuka sejak 5 Mei 2026. Harga tiket early bird untuk kategori 5K dimulai dari Rp 199.900, sementara untuk kategori 10K ditetapkan sebesar Rp 249.000. Setiap peserta akan mendapatkan race pack yang lengkap, termasuk jersey eksklusif, BIB, medali finisher, topi lari, kit sponsor, serta voucher belanja produk Jete.

Lokasi dan Konsep Baru

Jete Run 2026 memilih lokasi di Balai Kota Surabaya, yang merupakan pusat kota, untuk memberikan pengalaman berlari dengan suasana urban khas Kota Pahlawan. Tahun lalu, acara ini diadakan di kawasan Surabaya Barat. CEO Jete, Jhonny Thio Doran, menjelaskan, "Jete run tahun ini kita mengambil venue yang berbeda dari sebelumnya di Citraland. Balai Kota jadi pilihan karena kita ingin menghadirkan nuansa lari dengan konsep lanskap kota modern khas Surabaya yang penuh nilai sejarah. Jadi, sepanjang rute, pelari akan melintasi jalanan dan tempat bersejarah di kota ini."

Pengalaman Menarik Setelah Lomba

Selain berlari, event ini juga dirancang sebagai ajang hiburan dan interaksi bagi masyarakat. Setelah menyelesaikan lomba, peserta akan disambut oleh berbagai tenant kuliner dari UMKM, pertunjukan musik, permainan interaktif, serta pembagian doorprize. Penyelenggara berharap konsep ini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata olahraga, serta membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui acara berskala besar.

Artikel Terkait