Logo
Berita Olahraga

Joan Mir Mengungkapkan Perasaan Kurang Dihargai Meski Pernah Menjadi Juara Dunia MotoGP

Joan Mir, mantan juara dunia MotoGP, merasa bahwa keberhasilannya kurang mendapatkan pengakuan. Meskipun meraih gelar juara pada tahun 2020, ia merasa pencapaiannya tidak dihargai dengan baik.

E
Elvira Adhitama
13 August 2026 24 pembaca
Foto: Getty Images/Qian Jun/MB Media
Foto: Getty Images/Qian Jun/MB Media

Joan Mir, pebalap Honda yang dikenal sebagai mantan juara dunia MotoGP, mengungkapkan rasa kurang dihargainya atas pencapaian yang diraihnya. Meskipun berhasil menjadi juara pada tahun 2020 saat membela Suzuki, Mir merasa keberhasilannya tidak mendapatkan pengakuan yang seharusnya.

Pada tahun tersebut, Mir berhasil meraih gelar juara di tengah situasi sulit akibat pandemi COVID-19, yang menyebabkan kejuaraan hanya berlangsung dalam 14 putaran. Dalam balapan tersebut, ia mencatatkan kemenangan di Grand Prix Eropa yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo dan berhasil naik podium di enam balapan lainnya, termasuk tiga kali sebagai runner-up.

Pencapaian di Tahun 2020

Mir mengakhiri musim 2020 dengan total 171 poin, mengungguli Franco Morbidelli dari SRT Yamaha dengan selisih 13 poin, serta rekan setimnya, Alex Rins, yang menempati posisi ketiga dengan 139 poin. Musim tersebut juga ditandai dengan absennya juara bertahan Marc Marquez yang mengalami cedera di balapan pertama.

Joan Mir menjadi satu-satunya juara dunia di luar tim Honda, Yamaha, dan Ducati. Prestasi ini berpotensi diikuti oleh Jorge Martin dan Marco Bezzecchi dari Aprilia yang saat ini berada di posisi teratas klasemen MotoGP 2026.

Perasaan Mir Terhadap Penghargaan

Mir menyatakan, "Aku tidak tahu apakah orang-orang berpikir bahwa aku balapan sendirian di tahun itu, atau apakah jika Anda tidak juara dengan motor Honda, Yamaha, atau Ducati, maka Anda tidak dianggap penting." Ia menambahkan, "Saat aku bergabung dengan Suzuki, aku menyukai tantangan juara dengan Suzuki, yang tidak memenangi titel juara dunia selama lebih dari 20 tahun. Aku ingin melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan siapapun: dan orang-orang, rupanya, tidak terlalu menghargai kemenangan itu, padahal itu mengesankan."

Setelah meraih gelar juara MotoGP 2020, karier Mir mengalami penurunan. Ia menutup dua musim terakhirnya di Suzuki dengan peringkat ketiga pada tahun 2021 dan posisi kelima belas di tahun 2022. Setelah bergabung dengan Honda, Mir mengalami kesulitan dan menyelesaikan kejuaraan di posisi 22 pada tahun 2023, ke-21 pada tahun 2024, dan ke-15 pada musim lalu. Saat ini, Mir berada di urutan 18 klasemen.

Artikel Terkait