Logo
Olahraga Lain

Johnny Nelson Beralih Dukungan, Prediksi Tyson Fury Akan Kalahkan Anthony Joshua

Pertarungan antara Tyson Fury dan Anthony Joshua di Cardiff menjadi sorotan utama dalam dunia tinju, dengan banyak pihak mengunggulkan Fury. Johnny Nelson, yang sebelumnya mendukung Joshua, kini meram...

S
Surya Kirana
07 October 2026 27 pembaca
Tyson Fury dan Anthony Joshua
Tyson Fury dan Anthony Joshua

Pertarungan yang sangat dinanti antara Tyson Fury dan Anthony Joshua di Stadion Principality, Cardiff, semakin menarik perhatian penggemar tinju. Pemenang dari duel ini akan meraih gelar juara dunia kelas berat untuk ketiga kalinya, menegaskan dominasi mereka setelah sekian lama penuh intrik dan negosiasi yang tidak kunjung usai.

Banyak pengamat tinju dunia lebih memilih Fury sebagai pemenang, berkat penampilannya yang konsisten dan taktik yang tenang saat mengalahkan Arslanbek Makhmudov dan Mariusz Wach. Di sisi lain, Joshua mendapat kritik tajam setelah terjatuh dua kali pada ronde pertama saat melawan Kristian Prenga pada bulan Juli lalu, meskipun ia berhasil bangkit dan meraih kemenangan TKO di ronde selanjutnya. Insiden tersebut memunculkan spekulasi mengenai ketahanan Joshua saat menerima pukulan keras.

Pandangan Baru Johnny Nelson

Dalam kolomnya di Sky Sports, Johnny Nelson, yang sebelumnya dikenal sebagai pendukung setia Joshua, kini mengubah pandangannya. Ia percaya bahwa pertarungan kali ini tidak akan berlangsung lama dan memprediksi akan berakhir dengan dramatis sebelum ronde kelima.

Nelson berpendapat bahwa Fury akan memulai dengan strategi agresif sejak bel dibunyikan, berusaha menekan pertahanan Joshua yang dinilai memiliki kelemahan ketika terpaksa mundur. "Saya memprediksi Fury akan keluar dan melakoni pertarungan terbuka. Terakhir kali ia melakukan itu adalah saat melawan Deontay Wilder. Saya tahu Tyson paham betul bahwa Joshua tidak terlalu tangguh saat dipaksa bertahan mundur," ungkap Nelson.

Strategi dan Keunggulan Fury

Nelson menambahkan bahwa mengandalkan kemampuan teknis bertarung jarak jauh melawan petinju dengan gaya bertarung yang tidak luwes seperti Fury hanya akan menyulitkan Joshua. "Saya sangat terkejut jika pertarungan ini berjalan lebih dari lima ronde. Selama lima ronde itu, arena bakal dipenuhi drama luar biasa, pukulan keras mendarat, dan akan ada petinju yang jatuh ke kanvas," lanjutnya.

Keunggulan dalam daya tahan serta kemampuan psikologis Tyson Fury dalam mengontrol tempo pertandingan menjadi alasan utama Nelson beralih mendukung The Gypsy King untuk menghentikan perlawanan Joshua sebelum pertarungan berakhir.

Artikel Terkait