Jakarta - Jorge Martin mengalami kesulitan meraih podium dalam balapan MotoGP San Marino 2026 yang berlangsung pada Minggu, 13 September. Meskipun sempat memimpin, Martin akhirnya harus puas finis di posisi kelima.
Hasil tersebut membuat Martin kehilangan posisinya di puncak klasemen sementara MotoGP 2026, yang kini diambil alih oleh Marc Marquez. Keduanya memiliki 274 poin, namun Marquez unggul dalam jumlah kemenangan dengan lima berbanding satu.
Masalah Kesehatan Mengganggu Performa
Jorge Martin mengungkapkan bahwa ia mengalami masalah arm pump, yang muncul saat melakukan pengereman keras dari kecepatan tinggi. Kondisi ini menyebabkan otot di lengan membengkak dan terjepit, sehingga menghambat aliran darah dan membuat tangan terasa kaku, yang pada akhirnya mengurangi kemampuannya dalam mengendalikan motor.
"Saya mengalami masalah serius dengan arm pump," kata Martin. "Sayang sekali. Menurut saya, kami kehilangan peluang besar hari ini. Saya mengawali balapan dengan sangat baik," tambahnya.
Kesakitan yang Mengganggu Kendali
Martin merasa mampu bersaing dengan Marc Marquez, tetapi rasa sakit yang tidak tertahankan membuatnya kehilangan kendali. "Kemudian saya mulai mengalami masalah saat mengerem dan membuka gas, dan kondisinya semakin memburuk di setiap putaran," jelasnya.
"Pada akhirnya, saya tidak bisa berbuat apa-apa; saya benar-benar kehilangan kendali atas motor," sambungnya. "Sekarang saya tidak punya banyak waktu untuk melakukan tindakan apa pun. Saya harus memulihkan diri dengan baik dan berusaha tetap fokus untuk balapan di Austria, namun kami jelas perlu memahami langkah selanjutnya setelah Austria, apakah saya perlu menjalani operasi atau tidak, mengingat jadwal balapan yang sangat padat saat ini," tutup Martin.