Logo
Moto GP

Jorge Martin Pertimbangkan Mengadopsi Strategi Marc Marquez di Balapan Selanjutnya

Jorge Martin mulai memikirkan untuk mengubah pendekatan balapnya setelah melihat keberhasilan strategi Marc Marquez di Misano, di mana Marquez berhasil meraih kemenangan dalam Sprint MotoGP San Marino...

B
Bayu Biru
13 September 2026 8 pembaca
Marc Marquez dan Jorge Martin
Marc Marquez dan Jorge Martin

Jorge Martin kini tengah mempertimbangkan untuk mengubah gaya balapnya setelah menyaksikan strategi yang diterapkan oleh Marc Marquez, yang terbukti sangat efektif saat berlaga di Misano. Marquez berhasil meraih kemenangan dalam Sprint MotoGP San Marino pada hari Sabtu, 12 September 2026, tanpa mengambil risiko yang berlebihan selama sesi latihan. Kemenangan tersebut membuat perolehan poin Marquez semakin mendekati Martin, yang hanya mampu finis di posisi ketiga.

Saat ini, Marquez mengumpulkan 14 poin lebih sedikit dibandingkan Martin yang berada di puncak klasemen. Di sisi lain, Marco Bezzecchi yang berhasil meraih posisi kedua dalam Sprint juga semakin mendekati Martin dengan selisih 22 poin. Menariknya, Marquez tampak tidak memaksakan diri selama sesi latihan. Pembalap dari tim Ducati tersebut bahkan memilih untuk tidak menggunakan ban baru saat melakukan time attack di akhir sesi latihan, melainkan mempertahankan ban yang sudah terpakai untuk mengumpulkan data mengenai ritme balapnya.

Strategi Efektif Marquez

Strategi yang diterapkan Marquez terbukti berhasil saat Sprint berlangsung. Ia berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Bezzecchi di Tikungan 1 dan mampu mengendalikan jalannya balapan hingga mencapai garis finis. Martin pun mengungkapkan bahwa ia mungkin bisa mendapatkan keuntungan jika menerapkan pendekatan yang sama. "Saya tidak tahu, hanya dia yang tahu. Tapi menurut saya, jelas ini trek yang sangat menguras fisik, dan saya juga bisa mendapatkan keuntungan dengan mengatur ritme, sejujurnya," ungkap Martin.

Pertimbangan untuk Balapan Selanjutnya

Pembalap Aprilia ini bahkan mempertimbangkan untuk mengurangi intensitasnya pada sesi latihan hari Jumat di beberapa seri mendatang. Ia menyatakan bahwa Sprint di Misano sudah terasa sangat berat, sehingga balapan utama yang terdiri dari 26 lap akan menjadi tantangan yang jauh lebih besar. "Mungkin untuk beberapa balapan berikutnya saya akan sedikit lebih santai pada hari Jumat, karena Sprint hari ini sangat berat. Jadi, saya bahkan tidak ingin membayangkan seperti apa balapan 26 lap nanti," tambah Martin.

Martin juga tidak menutup mata terhadap kualitas Marquez dan Bezzecchi. Ia menilai bahwa kedua pembalap tersebut saat ini berada satu langkah di depan para pesaing lainnya. "Jelas dia sangat cepat dan, bagi saya, dia dan Marco adalah favorit. Meski mereka berdua mengatakan sebaliknya, mereka berada satu langkah di depan dan saat ini memimpin," kata Martin.

Apabila Jorge Martin benar-benar memutuskan untuk mengubah pendekatannya, langkah tersebut bisa menjadi sangat penting dalam persaingan menuju gelar MotoGP 2026. Dengan selisih poin yang semakin tipis, menjaga kondisi fisik dan menghindari kesalahan dapat menjadi sama pentingnya dengan meraih posisi terdepan.

Artikel Terkait