Jorge Martin mengakui telah melakukan kesalahan yang berujung pada kecelakaan saat Sprint Race MotoGP Australia 2026 di Phillip Island. Meskipun demikian, pembalap Aprilia tersebut menolak penilaian Marc Marquez yang beranggapan bahwa dirinya terlalu memaksakan motor sebelum terjatuh dan mengalami cedera pada pergelangan tangan.
Martin memberikan klarifikasi mengenai insiden yang dialaminya saat Sprint Race di Phillip Island. Ia mengakui kesalahannya, tetapi tidak sependapat dengan Marquez yang menilai bahwa ia berusaha terlalu keras dalam bersaing untuk posisi terdepan. Keduanya terlibat dalam duel yang ketat pada balapan yang berlangsung pada hari Sabtu. Persaingan ini berakhir pada lap kedelapan dari total 13 lap ketika Martin terjatuh di Tikungan 8 saat berada di posisi kedua.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika Martin melaju dengan kecepatan sekitar 211 km/jam. Meskipun benturan awal tidak terlalu keras, ia terguling ke area kerikil dan mengalami retakan pada tulang pergelangan tangan kanannya. Martin tidak memerlukan operasi dan dinyatakan fit untuk mengikuti sesi latihan pertama MotoGP Malaysia di Sepang, meskipun masih harus menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut sebelum bisa dipastikan tampil dalam balapan.
Penilaian Marquez dan Tanggapan Martin
Setelah kecelakaan itu, Marquez berpendapat bahwa Martin telah mengambil risiko yang terlalu besar. Pembalap Ducati tersebut mengamati bahwa motor Aprilia yang dikendarai Martin tampak berguncang dan dipacu melebihi batas. Marquez juga mengakui bahwa Martin memiliki kecepatan yang lebih baik di Phillip Island, tetapi ia menilai gaya berkendara Martin menunjukkan adanya risiko yang besar dalam duel mereka.
Namun, Martin membantah penilaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa motornya memang mengalami getaran sejak putaran pemanasan, tetapi ia tidak merasa sedang memaksakan kemampuan motor secara berlebihan. "Tidak, motor saya banyak berguncang selama balapan. Saya tidak tahu penyebabnya, tetapi sejak putaran pemanasan saya sudah merasakan ada sesuatu yang bergerak cukup kuat. Saya mencoba tetap berkendara dalam kondisi itu," ungkap Martin.
Kecelakaan di Tikungan Krusial
Martin tetap mengakui kesalahan dalam menentukan posisi motor saat memasuki Tikungan 8. "Itu memang kesalahan karena posisi saya sedikit lebih ke kiri dan saya terjatuh, tetapi saya tidak merasa sedang terlalu memaksakan motor," jelasnya. Tikungan tersebut menjadi titik krusial karena Martin berusaha memaksimalkan keunggulan Aprilia di sektor tikungan. Namun, posisi motor yang terlalu ke kiri dan sedikit menghantam kerb saat memasuki tikungan menyebabkan ban depan kehilangan cengkeraman hingga ia terjatuh.
Saat ini, Jorge Martin tengah berusaha memulihkan cedera pergelangan tangannya agar bisa tampil di MotoGP Malaysia. Ia tertinggal 10 poin dari Marquez dalam persaingan untuk meraih gelar juara dunia, sehingga kondisi fisiknya menjadi faktor penting menjelang seri berikutnya.