Toprak Razgatlioglu, pembalap MotoGP dari Turki, sedang menghadapi masa sulit setelah musimnya terpaksa dihentikan lebih awal akibat operasi bahu. Cedera ini terjadi setelah insiden di sesi FP2 pada Grand Prix Indonesia, yang mengakibatkan dislokasi serius pada bahu kanannya. Meskipun berusaha untuk tetap berkompetisi dengan mengikuti kualifikasi dan balapan di Mandalika, rasa sakit yang luar biasa memaksanya untuk mundur.
Razgatlioglu, yang tidak dapat berpartisipasi di Grand Prix Australia, juga akan melewatkan balapan terakhir musim ini, termasuk tes penting di Valencia pada 1 Desember. Tes tersebut merupakan uji coba pertama dengan motor di bawah regulasi baru 2027. Tim Pramac mengungkapkan bahwa Toprak memerlukan operasi untuk pemulihan total agar siap menghadapi tes pramusim 2027 di Sepang pada 31 Januari mendatang.
Pengalaman Pasca Operasi
Menjelang Grand Prix Malaysia, Razgatlioglu membagikan foto dirinya setelah operasi dari ranjang rumah sakit di Milan. Ia menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam kariernya ia harus mengakhiri musim lebih awal. "Menonton balapan di televisi adalah pengalaman yang sangat aneh. Saya menjalani operasi bahu agar bisa kembali lebih kuat, dan saya sudah mulai berlatih. Saya berharap bisa segera kembali ke atas motor," ungkapnya.
Perjalanan Karier dan Masa Depan
Toprak, yang merupakan juara WorldSBK tiga kali (2021, 2024, dan 2025), melakukan debutnya di MotoGP pada usia 29 tahun di musim ini. Namun, penampilannya tidak sesuai harapan, karena performa Yamaha tidak memberinya dukungan yang cukup untuk bersaing lebih kompetitif. Untuk musim depan, Toprak akan tetap bersama tim Pramac di bawah kontrak dengan Yamaha hingga akhir 2028, meskipun terdapat klausul keluar pada akhir musim depan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga Yamaha, timnya, dokter, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dengan harapan yang baik.