Logo
Olahraga Lain

Joshua Harus Tampil Optimal untuk Menghadapi Fury

Mantan juara dunia kelas penjelajah, Johnny Nelson, menilai bahwa kemenangan Anthony Joshua dalam pertarungan melawan Tyson Fury sangat tergantung pada performanya di atas ring. Pertarungan ini dijadw...

S
Surya Kirana
14 June 2026 3 pembaca
Joshua Harus Tampil Optimal untuk Menghadapi Fury
Tyson Fury dan Anthony Joshua

Dalam dunia tinju, mantan juara dunia kelas penjelajah, Johnny Nelson, memberikan analisisnya mengenai pertarungan yang sangat dinantikan antara Tyson Fury dan Anthony Joshua. Ia berpendapat bahwa peluang Joshua untuk menang sangat bergantung pada kondisi dan penampilannya saat memasuki ring.

Fury dan Joshua dijadwalkan akan bertemu pada akhir tahun ini, dengan catatan keduanya harus berhasil melewati laga pemanasan yang telah direncanakan. Joshua akan bertanding lebih dulu melawan Kristian Prenga pada 25 Juli di Jeddah, Arab Saudi. Di sisi lain, Fury diperkirakan akan kembali bertarung pada awal Agustus melawan lawan yang belum diumumkan secara resmi.

Peluang Kemenangan Berdasarkan Performa

Menjelang pertarungan yang sangat dinanti ini, banyak pengamat mulai membandingkan peluang kedua petinju. Nelson berpendapat bahwa Fury memiliki keunggulan jika pertarungan berlanjut hingga ronde terakhir dan ditentukan melalui keputusan juri. "Kalau pertarungan berakhir lewat keputusan angka, saya lebih memilih Fury. Namun jika selesai sebelum batas ronde, saya cenderung memilih Anthony Joshua. Semua bergantung pada versi AJ yang muncul saat itu," ujarnya.

Nelson menekankan bahwa Joshua perlu berada dalam performa terbaiknya untuk bisa mengalahkan Fury. Jika Joshua tampil seperti di puncak kariernya beberapa tahun lalu, ia memiliki kekuatan pukulan yang cukup untuk menyelesaikan pertarungan lebih cepat. "Saat kedua petinju berada di level terbaiknya, saya melihat AJ bisa menghentikan Fury. Sebaliknya, Fury memiliki peluang menang lewat angka. Tetapi jika Joshua tampil di bawah kemampuan terbaiknya, saya rasa dia tidak akan kalah angka, melainkan bisa dihentikan," tambahnya.

Faktor Usia dan Kondisi Fisik

Nelson juga mengingatkan bahwa kedua petinju saat ini tidak lagi berada dalam kondisi yang sama seperti lima tahun lalu. Usia, aktivitas bertanding, dan kondisi fisik menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi jalannya pertarungan. Joshua kini berusia 36 tahun dan belum bertanding sejak akhir tahun lalu. Dalam beberapa bulan terakhir, mantan juara dunia kelas berat ini menghadapi masa sulit setelah kehilangan dua sahabat dekat dan sedang dalam pemulihan dari cedera.

Sementara itu, Fury telah kembali bertanding setelah mengalami dua kekalahan angka dari Oleksandr Usyk. Kemenangan atas Arslanbek Makhmudov pada bulan April lalu menjadi langkah awal bagi The Gypsy King untuk membangun kembali momentum menjelang duel besar melawan Joshua. Dengan rekam jejak, popularitas, dan sejarah panjang keduanya di kelas berat, pertarungan antara Tyson Fury dan Anthony Joshua diprediksi akan menjadi salah satu laga terbesar dalam sejarah tinju Inggris dan menjadi penentu warisan karier masing-masing petinju.

Artikel Terkait