Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia mengharapkan bahwa waktu untuk menyegarkan mental akan membantu Justin Hoh menemukan kembali performa terbaiknya, setelah ia memilih untuk menarik diri dari Thailand Open 2026 yang akan berlangsung pekan depan di Bangkok. Pelatih kepala tunggal putra, Tey Seu Bock, menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah mengevaluasi kondisi Justin yang telah menjalani periode yang cukup berat secara fisik dan mental saat mengikuti Piala Thomas di Horsens, Denmark.
Selama hampir tiga minggu, Justin Hoh berada di Denmark, termasuk mengikuti kamp pelatihan terpusat di Herning bersama rekan-rekan tim nasional lainnya. Tey Seu Bock berharap bahwa dengan istirahat ini, Justin dapat kembali dengan kekuatan yang lebih baik untuk Malaysian Masters yang dijadwalkan berlangsung pada 19-24 Mei di tanah airnya. “Saya memberinya waktu istirahat untuk menjernihkan pikirannya dan semoga dia akan tampil lebih baik di Malaysian Masters,” ungkap Seu Bock.
Kendala di Piala Thomas
Selama Final Piala Thomas, Justin mengalami kesulitan dalam mencapai performa terbaiknya, sementara Malaysia masih menunggu untuk meraih gelar juara. Dalam posisi tunggal kedua, ia mengalami kekalahan mengejutkan dari Harry Huang dari Inggris pada pertandingan pembuka Grup B, meskipun kemudian berhasil bangkit dan mengalahkan Kalle Koljonen dari Finlandia dalam kemenangan Malaysia 5-0 atas Finlandia.
Namun, pemain berusia 21 tahun itu tidak dapat mengatasi Yushi Tanaka dari Jepang, yang berkontribusi pada kekalahan Malaysia 2-3 dari Jepang. Setelah itu, Justin juga kalah dari Li Shifeng dari Tiongkok di perempat final, yang mengakibatkan Malaysia tersingkir dengan skor 0-3.
Perwakilan Malaysia di Thailand Open
Dengan mundurnya Justin, Malaysia kini hanya memiliki dua wakil tunggal putra di Thailand Open, yaitu Aidil Sholeh Ali Sadikin dan juara dua kali Lee Zii Jia. Namun, kedua pemain tersebut harus melewati babak kualifikasi terlebih dahulu untuk mendapatkan tempat di babak utama.