NBA saat ini memasuki fase di mana nilai kontrak pemain mencapai angka yang sangat tinggi. Namun, Karl-Anthony Towns, pemain dari New York Knicks, memilih untuk mengambil langkah yang berbeda. Ia rela memberikan "diskon" pada gajinya demi menjaga kekompakan tim juara Knicks dan tetap bersaing untuk meraih gelar juara.
Dalam wawancara yang baru-baru ini dilakukan di Club Shay Shay, Towns menyatakan kesediaannya untuk memangkas gaji lebih dari 100 juta Dolar AS. Keputusan ini diambil di tengah diskusi mengenai masa depan finansial Knicks setelah mereka berhasil meraih gelar juara NBA di musim 2025-2026. "Kami harus duduk bersama dan berkomitmen agar tim inti tetap bersatu," tegas pemain yang berasal dari Republik Dominika tersebut.
Kesuksesan Knicks di NBA 2026
New York Knicks akhirnya berhasil mengakhiri penantian panjang selama 53 tahun untuk meraih gelar ketiga mereka. Mereka berhasil mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 4-1 di Final NBA 2026, sekaligus membalas kekalahan yang mereka alami di Final NBA 1999. Towns memainkan peran yang sangat penting dalam kesuksesan Knicks musim ini. Pada usia 30 tahun, ia tampil dalam 19 pertandingan playoff dengan rata-rata 15,9 poin, 10,6 rebound, 4,9 asis, 1,3 steal, dan 1,3 blok per pertandingan.
Perpanjangan Kontrak dan Tantangan Finansial
Pada bulan Juli mendatang, Towns akan memenuhi syarat untuk perpanjangan kontrak selama empat tahun senilai 272 juta Dolar AS, yang berarti ia bisa mendapatkan rata-rata 70 juta Dolar AS per musim. Dengan angka tersebut, Towns berpotensi menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah NBA. Namun, kontrak maksimal yang diterimanya dapat menyulitkan Knicks untuk mempertahankan pemain kunci lainnya seperti Jalen Brunson, Mikal Bridges, dan Josh Hart dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan pengorbanan finansial dari para pemain bintang untuk menjaga tim tetap kompetitif dalam lima tahun ke depan.
Langkah serupa juga pernah diambil oleh Jalen Brunson pada bulan Juli 2024, di mana ia menerima pemotongan gaji lebih dari 100 juta Dolar AS dan menandatangani kontrak selama empat tahun senilai 156,5 juta Dolar AS. Jika ia menunggu satu tahun lagi, Brunson mungkin bisa mendapatkan kontrak supermaksimal senilai 269 juta Dolar AS. Namun, ia memilih untuk berkorban demi membantu Knicks membangun tim juara.
Pengorbanan Brunson terbukti membuahkan hasil. Knicks berhasil meraih kejayaan di NBA 2025-2026 dengan rekor 16-3 di Playoff NBA 2026, ditambah dengan kemenangan di NBA Cup 2025 yang melengkapi prestasi mereka musim ini. "Saya mengapresiasi pengorbanan Jalen Brunson. Itu jumlah uang yang sangat besar untuk dikorbankan. Namun, tidak semua hal bisa diukur dengan uang. Ada nilai yang tidak terukur ketika seseorang berada di tempat yang benar-benar diinginkan," ungkap Towns.