Kawhi Leonard telah membuat keputusan strategis di awal fase baru dalam kariernya dengan menunjuk agen baru untuk menangani negosiasi kontraknya dengan Toronto Raptors. Hal ini terjadi setelah kepindahannya yang mengejutkan dari Los Angeles Clippers.
Menurut laporan dari ESPN, Kawhi kini mempercayakan Harrison Gaines dari Slash Sports untuk mengelola negosiasi tersebut, menggantikan agen sebelumnya, Mitch Frankel. Sebelumnya, Mitch Frankel dan Dennis Robertson, yang merupakan paman sekaligus penasihat bisnis Kawhi, bertanggung jawab atas semua urusan kontrak sang pemain, termasuk kesepakatan tiga tahun dengan Clippers yang akan berakhir pada tahun 2024.
Negosiasi Perpanjangan Kontrak
Pergantian agen ini bertepatan dengan rencana pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak antara Kawhi dan Raptors. Negosiasi dijadwalkan berlangsung minggu ini setelah proses transfer Kawhi selesai. Langkah ini menunjukkan keseriusan Kawhi dalam membangun masa depannya bersama Raptors. Meskipun masih terikat kontrak satu musim senilai 50,3 juta Dolar AS, Kawhi memenuhi syarat untuk mendapatkan kontrak baru berdurasi dua tahun senilai 123,7 juta Dolar AS.
Kembalinya Kawhi ke Toronto menjadi salah satu kejutan terbesar dalam bursa transfer musim panas. Raptors bersedia melepaskan Brandon Ingram, Gradey Dick, dan beberapa aset draft demi memulangkan bintang mereka. Pada musim 2018-2019, Kawhi berhasil membawa Raptors meraih gelar NBA pertama mereka, sekaligus menjadi tim juara pertama di luar Amerika Serikat. Ia juga dinobatkan sebagai MVP Final NBA 2019 setelah mengalahkan Warriors.
Performa dan Harapan Raptors
Meskipun beberapa musim terakhir diwarnai cedera, Kawhi tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain paling berbahaya di liga. Pada musim lalu, ia mencatatkan rata-rata 27,9 poin per pertandingan, yang merupakan angka tertinggi dalam kariernya. Raptors optimis bahwa dengan performa mengesankan tersebut, Kawhi dapat menjadi pemimpin yang mampu membawa tim bersaing di Wilayah Timur. Musim lalu, Raptors berhasil kembali ke playoff dengan catatan menang-kalah 46-36.
Saat ini, perhatian tertuju pada meja negosiasi. Jika kesepakatan tercapai, reuni Kawhi dengan Raptors tidak hanya akan menjadi momen nostalgia, tetapi juga fondasi baru bagi ambisi Raptors untuk kembali bersaing di level atas. Di sisi lain, musim terakhir Kawhi di Los Angeles dibayangi oleh dugaan manipulasi batasan gaji yang melibatkan perusahaan Aspiration. Pihak Kawhi telah membantah tuduhan tersebut, dan investigasi masih berlangsung hingga saat ini.