New York Knicks berhasil membuat sejarah dengan melakukan comeback luar biasa, mengatasi defisit 29 poin untuk mengalahkan San Antonio Spurs dengan skor 107-106 dalam Gim 4 Final NBA yang berlangsung pada Rabu malam (10/6) waktu AS. OG Anunoby muncul sebagai pahlawan tim dengan mencetak poin penting di detik-detik akhir pertandingan, mencatatkan comeback terbesar dalam sejarah Final NBA yang membuat Madison Square Garden bergemuruh.
Dalam pertandingan yang sarat dengan ketegangan ini, Knicks yang sempat tertinggal jauh, berhasil menemukan kembali semangat juang mereka. OG Anunoby, yang berasal dari London, berhasil menyambar bola pantul dari tembakan tiga angka Jalen Brunson, point guard All-Star Knicks, dengan hanya tersisa 1,2 detik di waktu normal. Suasana di arena yang awalnya dipenuhi keraguan, tiba-tiba berubah menjadi kegembiraan yang meluap.
Rekor Comeback yang Mengagumkan
Rekor sebelumnya untuk comeback terbesar di Final NBA dipegang oleh Boston Celtics yang berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 24 poin dari Los Angeles Lakers pada tahun 2008. "Itu pasti tembakan paling ikonik dalam sejarah bola basket New York," ungkap Brown. "Luar biasa. Saya tak yakin ada momen yang lebih besar di sejarah Knicks." Tip-in yang dilakukan Anunoby menutup kemenangan dramatis ini, membawa Knicks unggul 3-1 dalam seri kejuaraan yang berlangsung dalam format terbaik dari tujuh pertandingan.
Menuju Gim 5 di San Antonio
Pertandingan kelima akan digelar di San Antonio pada hari Sabtu waktu AS. "Lakukan apa pun yang diperlukan untuk menang," tegas Anunoby mengenai lemparan yang menggetarkan Madison Square Garden. "Suasananya sangat meriah, Anda bisa mendengar sorak-sorai para penggemar. Luar biasa." Kini, Knicks bersiap untuk bertandang ke San Antonio dengan harapan meraih satu kemenangan lagi untuk mengakhiri penantian gelar yang telah berlangsung sejak 1973. Para penggemar New York, yang selama ini menanti, kini memiliki harapan baru untuk merayakan kesuksesan tim mereka.