Logo
Berita Olahraga

Keberhasilan Rifqi dan Rafalentino di Babak Kedua Kejuaraan Tenis Dunia Pria

Dua petenis muda Indonesia, Muhammad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa, berhasil melaju ke babak kedua dalam Seri V Kejuaraan Tenis Dunia Pria 2026 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.

D
Dhearatika Jaya
10 September 2026 11 pembaca
Muhammad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa melangkah ke Babak Kedua Seri V Men's World Tennis Championship 2026.(Istimewa)
Muhammad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa melangkah ke Babak Kedua Seri V Men's World Tennis Championship 2026.(Istimewa)

Nusa Dua - Muhammad Rifqi Fitriadi dan Rafalentino Ali Da Costa, dua petenis asal Indonesia, berhasil melangkah ke babak kedua Seri V Kejuaraan Tenis Dunia Pria 2026. Pertandingan babak pertama tunggal putra ITF World Tennis Tour M-15 berlangsung di Bali Beach Country Club pada Rabu, 9 September 2026. Rafalentino berhadapan dengan petenis India, Shanker Heisnam, dan berhasil meraih kemenangan dengan mudah dalam dua set langsung, 6-4 dan 6-1, dalam waktu 59 menit. Kemenangan ini juga mengulangi prestasinya saat mengalahkan Shanker di seri IV sebelumnya.

"Saya sudah mengalahkan Shanker pekan lalu sehingga termotivasi untuk mengulanginya. Saya tetap bermain tanpa beban di babak berikutnya dan fokus dengan strategi agar mendapat hasil maksimal," ungkap Rafalentino.

Performa Mengesankan Rifqi

Sementara itu, Rifqi Fitriadi juga menunjukkan performa yang mengesankan saat bertanding di lapangan F melawan wakil Swedia, Eric Ahren Moonga. Dengan gaya permainan menyerang dari garis belakang, Rifqi mendominasi pertandingan dan meraih kemenangan dengan skor 6-2 dan 6-2 dalam waktu 1 jam 8 menit. Di babak kedua, Rifqi akan menghadapi Hayden Jones, petenis kualifikasi asal Australia, yang sebelumnya mengalahkan Raghav Jaysinghani dengan skor 6-1 dan 6-1.

Kehilangan Satu Wakil di Babak Utama

Di sisi lain, tuan rumah harus kehilangan satu wakil di babak utama setelah Anthony Susanto mengalami kekalahan setelah bertanding selama 2 jam 53 menit melawan unggulan keenam asal Selandia Baru, Isaac Becroft. Meskipun Anthony sempat unggul dengan skor 7-6 di set pertama, ia tidak dapat mempertahankan keunggulan tersebut dan akhirnya kalah dalam rubber set dengan skor 2-6 dan 5-7.

Keberhasilan Rifqi dan Rafalentino menjadi harapan bagi Indonesia di ajang ini, sementara perjuangan Anthony menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi kompetisi yang ketat.

Artikel Terkait