Jakarta - Nama Rizki Juniansyah tidak muncul dalam daftar atlet yang akan berkompetisi di cabang olahraga angkat besi pada Asian Games 2026. Situasi ini memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan penggemar olahraga.
Rizki sejatinya merupakan salah satu atlet unggulan dari Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) untuk ajang olahraga terbesar di Asia yang diadakan tahun ini. Awalnya, ia dijadwalkan untuk bertanding di kelas 85kg putra setelah sebelumnya tidak tampil di kelas 73kg. Atlet berusia 23 tahun ini mengungkapkan bahwa ia telah melakukan pertukaran dengan seniornya, Rahmat Erwin Abdullah, untuk kelas tersebut.
Perjuangan Angkat Besi Indonesia Dimulai
Perjuangan cabang angkat besi Indonesia telah dimulai sejak Rabu (23/9/2026) dengan perolehan medali perunggu dari lifter putri, Luluk Diana Tri Wajayana, di kelas 49kg putri. Pada hari ini, dua atlet Indonesia, Ricko Saputra dan Eko Yuli Irawan, bertanding di kelas 60kg dan 65kg putra.
Keterpurukan Rizki di Daftar Atlet
Kelas 85kg putra yang menjadi milik Rizki dijadwalkan akan berlangsung pada Senin (28/9). Namun, saat dilakukan pengecekan pada situs resmi Asian Games 2026, nama Rizki tidak terdaftar, baik di Grup A maupun Grup B kelas 85kg putra. Hal ini menimbulkan kebingungan, terutama mengingat Rizki adalah peraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Sampai berita ini disampaikan, belum ada penjelasan resmi mengenai situasi yang dihadapi Rizki Juniansyah dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) maupun PB PABSI.