Logo
Berita Olahraga

Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 Digelar di Bogor

PB POSSI menyelenggarakan Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 di Cisarua, Bogor, pada 5-8 Agustus, bertujuan untuk memperkenalkan olahraga ini di Indonesia.

S
Surya Kirana
06 August 2026 38 pembaca
Foto: dok. POSSI
Foto: dok. POSSI

Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) mengadakan Kejuaraan Asia Hoki Bawah Air CMAS 2026 di Kolam Renang Utama Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 5 hingga 8 Agustus. Acara ini dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperluas pengenalan cabang olahraga hoki bawah air di Indonesia.

Ketua Umum PB POSSI, Komjen Pol Makhruzi Rahman, menyatakan, "PB POSSI memiliki komitmen untuk mengembangkan cabang olahraga ini sebagai olahraga yang dapat mengukir prestasi yang membanggakan." Ia berharap kejuaraan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan hoki bawah air di Indonesia dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang olahraga tersebut.

Partisipasi Atlet dari Berbagai Negara

Kejuaraan ini diikuti oleh 276 atlet dari tujuh negara, termasuk Indonesia, China, Filipina, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Dalam kategori elite putra, peserta berasal dari Indonesia, Filipina, Jepang, dan Singapura, sedangkan untuk kategori elite putri, diikuti oleh Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Selain kategori elite, kejuaraan ini juga mempertandingkan kelompok umur di bawah 15 tahun (U-15) dan di bawah 19 tahun (U-19), masing-masing diikuti oleh delapan tim.

Indonesia menurunkan dua tim untuk kategori U-19, yaitu Cucut Underwater Hockey dan Bhineka Stars, sedangkan untuk kategori U-15, tim yang bertanding adalah Searia dan Cucut Underwater Hockey.

Harapan untuk Masa Depan Hoki Bawah Air

Makhruzi mengungkapkan rasa terima kasih kepada Federasi Olahraga Selam Dunia (CMAS) yang telah memberikan kepercayaan kepada PB POSSI untuk menyelenggarakan kejuaraan ini. Ia berharap atlet-atlet hoki bawah air Indonesia dapat meraih prestasi yang membanggakan dalam kompetisi melawan perwakilan negara-negara Asia lainnya. Selain itu, ia juga meminta kepada panitia penyelenggara untuk memastikan bahwa semua delegasi dan peserta mendapatkan pengalaman kompetisi yang aman, profesional, dan sesuai dengan standar internasional.

Artikel Terkait