Logo
Berita Olahraga

Kejuaraan IHR Merdeka Cup 2026 Sukses Digelar di Payakumbuh

IHR Merdeka Cup 2026 berlangsung di Payakumbuh, Sumatera Barat, pada Minggu (23/8), dihadiri oleh hampir 18 ribu penonton dan menampilkan 45 kuda pacu dari berbagai kelas.

E
Elvira Adhitama
25 August 2026 27 pembaca
Foto: dok. SARGA.CO
Foto: dok. SARGA.CO

Kejuaraan pacuan kuda IHR Merdeka Cup 2026 sukses dilaksanakan di Lapangan Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Sumatera Barat, pada hari Minggu, 23 Agustus. Acara ini menarik perhatian sekitar 18 ribu pengunjung dan disiarkan secara internasional, dengan total hadiah mencapai Rp 450 juta yang diperebutkan oleh 45 kuda dari 15 kelas yang berbeda.

Prestasi Daerah dalam Kejuaraan

Pada Kelas Pacuan Kelompok Umur dan Kelompok Ketinggian, daerah Padang Pariaman dan Payakumbuh berhasil meraih podium terbanyak, masing-masing dengan enam podium. Bukittinggi-Agam mengikuti dengan empat podium. Meskipun jumlah podium yang diraih lebih sedikit, Bukittinggi-Agam berhasil menempatkan dua kudanya di posisi teratas, yaitu Emperor Bukati dan Rajo Malindo, yang masing-masing memenangkan Kelas A/B Terbuka 1.400 meter dan Kelas D Terbuka 1.200 meter.

Padang Pariaman juga mencatatkan kemenangan melalui Golden Sikumbang di Kelas F 1.000 meter. Dalam kelas bergengsi 3 Tahun Derby Div. I 1.400 meter, Zara Dinamite dari Padang keluar sebagai pemenang setelah bersaing ketat dengan Mutiara Kemilau dari Payakumbuh yang finis di posisi kedua. Leomord CH dari Sumatera Utara juga berhasil meraih kemenangan di Kelas 3 Tahun Remaja Div. I 1.200 meter, sementara Pusako Nagura dari Padang Panjang memenangkan Kelas 3 Tahun Derby Div. II 1.400 meter.

Selain itu, daerah lain di luar Sumatera Barat seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Aceh juga berhasil menempatkan kuda mereka di podium. DKI Jakarta meraih kemenangan di Kelas 3 Tahun Derby Div. II 1.200 meter melalui Golden Kalashnikov, sedangkan Jawa Barat melalui Monica Dupont memenangkan Kelas C Terbuka 1.200 meter. Aceh menempatkan Hennessy Angel di podium kedua Kelas 3 Tahun Derby Div. II.

Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan

Direktur Komersial SARGA.CO, Diana Airin, memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026. Ia menyatakan bahwa kembalinya IHR ke Payakumbuh menunjukkan kekuatan pacuan kuda di kalangan masyarakat, khususnya di Sumatera Barat. "Bagi kami, IHR Merdeka Cup bukan hanya mengenai siapa yang menjadi juara di lintasan, melainkan juga bagian dari perjalanan untuk membangun pacuan kuda Indonesia menjadi semakin profesional dan modern, sekaligus tetap menghargai tradisi dan kearifan lokal," ujarnya.

Sebelum menggelar event di Sumatera Barat, SARGA.CO telah melaksanakan lima IHR di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat dalam kalender IHR 2026. Kehadiran IHR di berbagai daerah merupakan upaya untuk memperluas jangkauan olahraga pacuan kuda serta membangun platform yang menghubungkan olahraga, hiburan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan potensi daerah.

Perluasan jangkauan tersebut juga dilakukan melalui siaran IHR Merdeka Cup dalam bahasa Inggris. VP Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan implementasi dari tema IHR 2026, yaitu Race to the World Stage. "Memproduksi sebuah siaran berstandar internasional untuk menjangkau masyarakat global merupakan salah satu implementasi dari tema IHR 2026. Kami berharap siaran IHR berbahasa Inggris ini dapat menjadi pintu masuk perhatian dan minat audiens dan komunitas dunia terhadap pacuan kuda di Indonesia," ujarnya.

Selain mempertandingkan kelas-kelas pacuan modern, IHR Merdeka Cup 2026 juga mempertahankan unsur tradisional melalui tiga Kelas Draf Bogi dan dua Kelas Lokal Payakumbuh. Di Kelas Draf Bogi, Bukittinggi-Agam meraih jumlah podium terbanyak, sedangkan di Kelas Lokal Payakumbuh, PYK Stable berhasil meraih tiga podium dan Tabstar Stable meraih dua podium.

Ketua Komisi Pacu PP PORDASI, Munawir, menyatakan bahwa Payakumbuh merupakan salah satu pusat utama peternak kuda di Sumatera Barat dan memiliki banyak kuda hasil persilangan dengan kuda luar. Ia menambahkan bahwa Kelas Lokal Payakumbuh memberikan kesempatan bagi kuda-kuda lokal untuk bertanding dengan standar nasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kuda dan joki daerah.

Ketua Pengurus Provinsi PORDASI Sumatera Barat, Dery Asta, menilai penyelenggaraan IHR di Sumatera Barat sebagai langkah maju bagi tradisi pacuan kuda lokal. Ia melihat bahwa tradisi pacuan kuda yang telah berlangsung lama di Sumatera Barat kini dapat dikemas sebagai pertunjukan modern melalui perpaduan metode balap, teknologi, dan pengemasan yang tepat.

Menuju Seri IHR Berikutnya

IHR Merdeka Cup 2026 merupakan kejuaraan keenam dari delapan event yang terdapat dalam kalender IHR 2026. Sebelumnya, SARGA.CO bersama PP PORDASI telah menyelenggarakan beberapa event seperti IHR Jateng Derby 2026, IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup, serta IHR Indonesia Derby 2026. Setelah Merdeka Cup 2026, rangkaian IHR akan berlanjut menuju Kejurnas Seri II yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober di Sulawesi Utara, dan akan ditutup dengan Piala Hamengku Buwono X di DI Yogyakarta pada bulan November 2026.

Rangkaian IHR 2026 dengan tema Race to the World Stage merupakan bagian dari komitmen SARGA.CO dan PP PORDASI untuk membangun ekosistem pacuan kuda Indonesia yang semakin profesional, kompetitif, dan memenuhi standar internasional. IHR Merdeka Cup 2026 juga didukung oleh berbagai sponsor, termasuk Arsari Tambang, JAPFA, Fortis, Blue Blood Stable, Coca Cola, dan Semen Padang.

Artikel Terkait