Logo
Berita Olahraga

Kejuaraan Rallycross Dunia 2026 di Ancol Hadirkan Pengalaman Balapan Mendebarkan

FIA Rallycross World Cup 2026 akan digelar di Ancol, Jakarta, pada awal Desember mendatang, menawarkan pengalaman menonton balapan yang lebih dekat dan intens.

E
Elvira Adhitama
20 October 2026 21 pembaca
Deputy Chief of SARGA MOTORSPORT Ricky Wirjan (Foto: Muhammad Robbani/detikSport)
Deputy Chief of SARGA MOTORSPORT Ricky Wirjan (Foto: Muhammad Robbani/detikSport)

Jakarta - Ajang FIA Rallycross World Cup 2026 akan berlangsung di Ancol, Jakarta, pada tanggal 5 dan 6 Desember 2026. Event ini diselenggarakan oleh SARGA MOTORSPORT, sebuah unit bisnis dari SARGA.CO, dan menjadi momen bersejarah karena merupakan debut format FIA Rallycross World Cup di seluruh dunia, dengan Indonesia sebagai tuan rumah pertamanya.

Berbeda dengan balapan motorsport lainnya, Rallycross World Cup 2026 memberikan pengalaman menonton yang lebih dekat dengan lintasan. Kombinasi antara permukaan aspal dan gravel, persaingan yang ketat antar pembalap, serta strategi joker lap menciptakan balapan yang penuh kejutan hingga putaran terakhir.

Menjawab Tuntutan Zaman

"Jenis olahraga rally memang sudah mengakar di Indonesia. Tetapi rallycross sebenarnya menjawab tuntutan zaman ini, bagaimana menghadirkan aksi dan kejutan dalam setiap putaran," ungkap Ricky Wirjan, Deputy Chief of SARGA MOTORSPORT, saat konferensi pers di Jakarta.

Ricky menambahkan, "Rally sendiri merupakan cabang motorsport yang sudah memiliki basis penggemar yang sangat kuat dan cukup besar di tengah masyarakat." Rallycross berbeda dari reli konvensional yang biasanya berlangsung di lintasan panjang, karena dalam rallycross, para pembalap bersaing secara langsung di sirkuit. Penonton dapat menyaksikan berbagai manuver, seperti saling menyalip, mobil melompat di jump zone, serta strategi pembalap dalam menentukan waktu terbaik untuk mengambil jalur joker lap.

Format dan Kategori Balapan

Setiap pembalap diwajibkan melewati joker lap sebanyak dua kali, yang merupakan lintasan lebih panjang dan menjadi tantangan bagi mereka untuk melambat 2-5 detik dibandingkan jalur utama. Rallycross World Cup Indonesia 2026 akan mempertandingkan dua kategori, yaitu RX1 dan RX5. RX1 merupakan kelas tertinggi yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik.

Ajang ini semakin menarik dengan kehadiran sejumlah pembalap internasional, seperti Sébastien Loeb dari Prancis, yang telah meraih sembilan gelar juara dunia World Rally Championship (WRC) secara berturut-turut, dan Kevin Hansen dari Swedia, juara FIA Extreme H World Cup 2025. Selain itu, Indonesia juga akan diwakili oleh pembalap muda Kingston Effendi yang berlaga di kategori RX5. Susunan pembalap akan terus diperbarui menjelang hari H.

Penonton memiliki pilihan untuk menyaksikan balapan dari kategori General Admission Outfield dan Infield, yang memberikan akses dekat dengan lintasan, sementara kategori Grandstand menawarkan pandangan yang lebih luas. Terdapat juga kategori VIP Hospitality yang memberikan pengalaman menonton lebih eksklusif dengan kenyamanan dan layanan premium.

Keseruan FIA Rallycross World Cup Indonesia 2026 dirancang untuk dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas, dengan penyediaan kategori tiket dan fasilitas yang aksesibel. "Seluruh area kita pasang tiga lapis barrier, tidak ada area yang terbuka, apalagi di beberapa tikungan yang dirasa berisiko karena kecepatan tinggi. Secara keseluruhan, kita bisa bilang aman untuk menonton dari jarak paling dekat," jelas Ricky.

Mengenai format balapan, Rallycross World Cup akan berlangsung dalam empat tahapan, dimulai dari babak superpole, kualifikasi, semifinal, hingga final. Sebanyak 12 pembalap dengan poin tertinggi dari babak kualifikasi akan melaju ke dua grup semifinal, masing-masing terdiri dari enam pembalap. Empat pembalap terbaik dari setiap semifinal akan memperebutkan gelar FIA Rallycross World Cup Champion dalam babak final yang berlangsung selama delapan putaran.

Artikel Terkait