Logo
Berita Olahraga

Kejuaraan Renang Masters SEAA 2026 Dihadiri oleh 600 Perenang

Sebanyak hampir 600 perenang dari lima negara Asia Tenggara akan berpartisipasi dalam 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 17-18 Oktober 2026. Indonesia kembal...

S
Surya Kirana
11 October 2026 24 pembaca
Foto: Instagram
Foto: Instagram

Jakarta akan menjadi tuan rumah 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026 yang diikuti oleh hampir 600 perenang dari lima negara Asia Tenggara. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Akuatik GBK Senayan pada 17-18 Oktober 2026. Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menyelenggarakan kejuaraan serupa pada tahun 2019.

Peserta dalam kejuaraan ini berasal dari 76 klub atau komunitas renang yang tersebar di Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Jumlah peserta kali ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan penyelenggaraan pertama yang hanya diikuti oleh 344 perenang.

Persaingan yang Ketat dan Peluang Memecahkan Rekor

Ketua Harian PB Akuatik Indonesia sekaligus Ketua Panitia Pengarah 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026, Harlin E. Rahardjo, memperkirakan bahwa kompetisi akan berlangsung sangat ketat. Ia menambahkan bahwa para peserta tidak hanya berusaha meraih prestasi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memecahkan rekor SEAA Masters serta rekor dunia dalam renang masters.

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Shauna Krkalo, pemegang rekor dunia renang masters untuk kategori usia 45-49 tahun putri, yang akan mewakili komunitas renang URPA ITB. "Mudah-mudahan bisa ada pemecahan rekor dunia renang masters di Stadion Akuatik GBK," ungkap Harlin.

Perkembangan Renang Masters di Indonesia

Harlin juga menjelaskan bahwa renang masters semakin berkembang baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mantan atlet renang, penggemar olahraga air, hingga atlet dari cabang olahraga lain seperti triathlon dan finswimming. Olahraga ini terbuka untuk perenang berusia di atas 25 tahun, memberikan kesempatan bagi mereka untuk tetap aktif berkompetisi setelah masa persaingan di kelompok umur.

Ia berharap dukungan dari sponsor dapat mendorong kemajuan industri olahraga akuatik nasional serta membantu pembinaan atlet Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional. Ketua Panitia 3rd SEAA Masters Swimming Championships 2026, Anita Sapardjiman, juga mengungkapkan rasa terkejut dan apresiasinya terhadap tingginya minat peserta yang melebihi target awal.

"Kalau kita lihat renang masters se-Asia Tenggara pertama tahun 2019 di Indonesia, pesertanya 344. Sekarang, saat kembali digelar di Indonesia, jumlahnya menembus hampir 600 perenang masters. Jadi, terima kasih sekali untuk dukungan dari para atlet renang masters yang begitu luar biasa," kata Anita.

Ia berharap semakin banyak perenang muda yang bergabung dalam kompetisi masters di masa mendatang, sehingga atlet yang telah menyelesaikan persaingan di kelompok umur dapat melanjutkan aktivitas kompetitif tanpa jeda yang terlalu panjang. Keberagaman usia peserta menjadi salah satu daya tarik utama kejuaraan ini, yang menunjukkan bahwa renang dapat dilakukan secara aktif dan kompetitif lintas generasi.

Peserta termuda putra adalah Ryeza Aaron Naipospos dari klub renang IMS, yang lahir pada 23 Oktober 2001 dan berusia 25 tahun saat kejuaraan berlangsung. Sementara itu, peserta termuda putri adalah Azka Fitri Humaira dari Teman Renang Indonesia, kelahiran 18 Desember 2001, yang juga berusia 25 tahun. Di sisi lain, peserta tertua putra adalah Rahardjo Djojonegoro dari klub renang IMS, yang berusia 86 tahun dan lahir pada 2 Desember 1940, sedangkan peserta tertua putri adalah Kartini Sapardjiman, juga berusia 86 tahun, yang lahir pada 4 April 1940.

Kejuaraan ini akan menggunakan kolam renang berjarak 25 meter atau short course, berbeda dengan kolam standar 50 meter atau long course, yang memberikan karakteristik tersendiri dalam persaingan. Melalui kejuaraan ini, PB Akuatik Indonesia ingin menegaskan bahwa renang masters bukan hanya tentang kompetisi dan pemecahan rekor, tetapi juga sebagai sarana untuk menjaga kebugaran, kesehatan, serta membangun semangat dan persahabatan.

Semangat tersebut tercermin dalam slogan "Fit, Fun and Friendships" yang diusung oleh PB Akuatik Indonesia. Kejuaraan ini mendapatkan dukungan dari BRI sebagai sponsor utama, serta PT Cakrawala Langit Sejahtera, PT Freeport Indonesia, BTN, Pertamina, TASPEN, Petromine, Adaro, PT Dire Pratama, Bakrie Pipe Industries, Danone, ISG, dan GMC.

Artikel Terkait