Logo
Berita Olahraga

Kejurda Catur 2026: Mencetak Pecatur Muda Unggul untuk Indonesia

Kejuaraan Daerah Catur Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 diharapkan dapat melahirkan pecatur-pecatur muda yang berpotensi. Acara ini berlangsung di Jakarta pada 3 hingga 4 Oktober 2026.

A
Arka Wisena
04 October 2026 18 pembaca
Ketua Percasi DKI Hardiyanto Kenneth dan WGM Laysia Latifah saat pembukaan Kejurda Catur 2026. (Foto: dok.Percasi DKI)
Ketua Percasi DKI Hardiyanto Kenneth dan WGM Laysia Latifah saat pembukaan Kejurda Catur 2026. (Foto: dok.Percasi DKI)

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menemukan dan mengembangkan pecatur-pecatur muda yang dapat menjadi harapan bagi bangsa. Kejurda berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pada tanggal 3 hingga 4 Oktober 2026.

Acara pembukaan Kejurda Catur Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 berlangsung meriah, dihadiri oleh Women Grandmaster (WGM) terbaru Indonesia, Laysa Latifah, yang juga merupakan atlet catur dari DKI Jakarta. Laysa berhasil meraih gelar WGM pada Olimpiade Catur 2026 yang diadakan bulan lalu di Uzbekistan. Ketua Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, berharap kehadiran Laysa dapat memotivasi para atlet muda untuk mengejar gelar Grandmaster.

Apresiasi untuk Laysa Latifah

Pada kesempatan tersebut, Kenneth memberikan penghargaan kepada Laysa atas prestasinya meraih titel WGM. Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta itu mendapatkan bonus sebesar Rp 50 juta. Kenneth menyatakan, "Saya sangat berbahagia satu atlet dari DKI Jakarta baru saja mengikuti Olimpiade Catur di Uzbekistan, dan langsung meraih gelar Woman Grandmaster (WGM). Saya ingin pamerkan ke seluruh peserta Kejurda ini supaya bisa menjadi motivasi ke depannya dan Saya akan berikan hadiah pembinaan Rp50 juta."

Dia juga berharap bonus tersebut dapat memacu semangat atlet catur lainnya di Jakarta untuk segera meraih gelar GM. Kenneth menambahkan, "Saya pernah berjanji kepada Pak Gubernur Pramono Anung saat pelantikan pengurus Percasi DKI Jakarta lalu, untuk bisa melahirkan 4 titel GM (Grandmaster) dari Jakarta. Sekarang sudah tercapai satu, semoga yang lain bisa termotivasi untuk menyusul Laysa."

Peserta dan Tujuan Kejurda

Kejurda tahun ini diikuti oleh 420 pecatur, mulai dari anak-anak hingga dewasa, dengan total hadiah mencapai Rp 100 juta. Percasi DKI Jakarta mengadakan Kejurda ini sebagai langkah seleksi untuk memilih atlet yang akan mewakili DKI di Kejurnas Catur ke-51 yang akan dilaksanakan di Banten pada 23-29 Oktober 2026. Kenneth menjelaskan, "Tentunya ajang Kejurda ini merupakan agenda kejuaraan rutin. Arah ke depannya memang untuk menuju Kejurnas Catur yang akan berlangsung pada akhir bulan ini. Pemenangnya akan mendapat tiket untuk mengikuti Kejurnas Catur 2026 yang akan berlangsung di Banten nanti. Tapi harapan saya atlet yang lolos seleksi nanti harus yang memiliki KTP DKI Jakarta atau yang berdomisili di Jakarta."

Dia berharap Kejurda ini dapat menemukan calon-calon juara yang mampu mengharumkan nama DKI Jakarta di tingkat nasional. DKI Jakarta sendiri merupakan juara bertahan di Kejurnas Catur, dengan perolehan enam emas, dua perak, dan enam perunggu pada tahun lalu di Mamuju.

Pembukaan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, yang berharap ajang ini dapat melahirkan GM baru seperti Laysa. Andri menyatakan, "Insyaallah lewat ajang ini nantinya akan lahir pecatur-pecatur andal yang bisa meraih predikat GM seperti Laysa karena memang latihan yang terbaik adalah banyaknya pertandingan yang digelar."

Sementara itu, Laysa mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Percasi DKI Jakarta atas dukungan yang telah diberikan. Dia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bonus tambahan karena selama ini banyak dukungan yang diterimanya dalam perjuangannya meraih titel WGM. "Saya sangat berterima kasih ke Pak Kenneth karena mungkin ini pertama kalinya saya mendapatkan bonus ini dan juga sudah banyak banget support-support yang telah diberikan beliau ketika saya keluar negeri, baik secara finansial ataupun support mental. Saya bersyukur punya pemimpin seperti Pak Kenneth," tuturnya.

Artikel Terkait