Hari itu dipenuhi dengan perasaan campur aduk bagi pasangan juara dunia dari Prancis di VICTOR Denmark Open 2026. Sementara Alex Lanier berhasil melaju hingga perempat final, pasangan ganda campuran Thom Gicquel dan Delphine Delrue harus menerima kenyataan pahit setelah kalah tipis di babak kedua.
Alex Lanier menghadapi tantangan berat melawan Kidambi Srikanth, pemain berpengalaman asal India, di mana ia kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya. Setelah pertandingan, Lanier mengakui bahwa tantangan terbesar bukan hanya berasal dari lawan, tetapi juga dari mentalitasnya sendiri. Ia merasa frustrasi dengan penampilannya dan menjadi terlalu keras pada dirinya ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan. Namun, ia berhasil membalikkan keadaan, mengatasi rasa frustrasi dan lawan yang tangguh untuk meraih tempat di perempat final.
Kekecewaan Gicquel dan Delrue
Bagi Gicquel dan Delrue, hari itu berakhir dengan kekecewaan setelah mereka kalah tipis dengan skor 20-22, 19-21. Pasangan Prancis itu sempat berada dalam posisi yang kuat di game pertama, unggul 20-14 dan memiliki enam poin game. Namun, mereka tidak mampu menyelesaikan pertandingan dan lawan berhasil bangkit untuk memenangkan game tersebut dengan skor 22-20.
Setelah pertandingan, Gicquel dan Delrue menyebut momen tersebut sebagai titik balik yang penting dalam pertandingan. Kekalahan di game pertama, meskipun mereka unggul jauh, sangat mempengaruhi momentum permainan, sedangkan lawan mereka mendapatkan kepercayaan diri dari kebangkitan tersebut. Meskipun Gicquel dan Delrue terus berjuang dan memaksa game kedua hingga skor 19-21, mereka tidak mampu membalikkan keadaan.
Langkah Selanjutnya untuk Lanier
Pada malam Jumat (16/10), Alex Lanier akan menghadapi Chou Tien Chen di perempat final Denmark Open 2026. Dengan semangat yang baru, Lanier berharap dapat melanjutkan perjuangannya di turnamen ini.