Logo
Basket

Kekalahan Menyakitkan Lakers, JJ Redick Ungkap Rasa Syukur kepada Penggemar

Pelatih kepala Los Angeles Lakers, JJ Redick, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para penggemar setelah timnya tersingkir dari playoff oleh Oklahoma City Thunder dengan skor 115-110.

C
Citra Erwana
12 May 2026 16 pembaca
Kekalahan Menyakitkan Lakers, JJ Redick Ungkap Rasa Syukur kepada Penggemar
JJ Redick Tersentuh Usai Lakers Gugur Lawan Thunder - sumber: (mainbasket)

Pelatih Los Angeles Lakers, JJ Redick, berbicara kepada media setelah timnya mengalami kekalahan menyakitkan 115-110 yang mengakhiri perjalanan mereka di babak playoff pada Senin malam (11/5) waktu setempat. Dalam suasana emosional, Redick menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para penggemar Lakers yang telah menciptakan atmosfer luar biasa selama pertandingan penting tersebut.

Musim Lakers secara resmi berakhir setelah Oklahoma City Thunder mengalahkan mereka di Gim 4. Meskipun tim berjuang keras hingga detik terakhir, Thunder berhasil menutup seri dan menyingkirkan LeBron James serta rekan-rekannya dari kompetisi playoff. "Saya merasa dengan berakhirnya musim, ada pusaran emosi yang bergejolak. Saya berterima kasih kepada para pemain kami, Lakers, dan basis penggemar kami. Saya sangat menghargainya," ungkap Redick dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Perjuangan Tim di Gim 4

Redick memuji usaha timnya yang terus berjuang dan tidak menyerah selama Gim 4, meskipun mereka tertinggal dalam seri tersebut. "Anda tahu, di pertandingan dengan skor 3-0 seperti ini sebelumnya, ada momen di mana tim kita bisa saja menyerah. Tetapi kami tidak melakukannya," tambahnya.

Dia juga mengapresiasi dukungan luar biasa dari penonton malam itu. "Penonton malam ini luar biasa. Saya pernah mengalami situasi ini dari kedua sisi, baik saat skor 3-0, bermain tandang atau kandang. Dukungan penonton tidak selalu bagus. Tapi malam ini, fans kami luar biasa. Saya sangat bersyukur," tutup Redick.

Keputusan Kontroversial di Saat Krusial

Lakers tertinggal dari Thunder 113-110 dengan waktu tersisa 12,2 detik di Gim 4 Final Wilayah Barat yang berlangsung di Crypto.com Arena, Los Angeles, California. Dengan defisit 0-3 dalam seri, harapan terakhir mereka adalah mencetak tembakan tripoin yang penting. Hachimura, yang sebelumnya telah mencetak empat tembakan tripoin, menjadi ancaman luar paling andal Lakers selama playoff dan mencatatkan persentase tripoin tertinggi dalam sejarah playoff NBA dengan 51,7 persen.

Namun, Redick membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan Hachimura dan memasukkan Maxi Kleber, yang belum bermain sama sekali, untuk momen krusial tersebut. Austin Reaves kemudian melakukan tembakan dari garis lemparan bebas, tetapi gagal, dan Lakers pun kalah 115-110. Keputusan Redick untuk mengistirahatkan salah satu pemain andalannya di saat-saat kritis ini tidak diterima dengan baik oleh para penggemar.

Redick dikenal sebagai sosok yang cerdas dalam dunia basket dengan strategi yang siap untuk berbagai situasi. Namun, seperti yang dialami oleh pelatih kepala Boston Celtics, Joe Mazzulla, bahkan strategi terbaik pun bisa menghadapi keputusan sulit terkait personel.

Artikel Terkait