Logo
Olahraga Lain

Kekalahan Pertama Moses Itauma: Dukungan dari Mantan Juara Dunia

Moses Itauma mengalami kekalahan pertamanya dalam usaha meraih gelar dunia kelas berat IBF setelah dikalahkan Filip Hrgovic di London. Meski demikian, ia menerima motivasi dari mantan juara dunia Fran...

D
Dyah Entenopo
01 September 2026 26 pembaca
Filip Hrgovic vs Moses Itauma
Filip Hrgovic vs Moses Itauma

Moses Itauma harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengalami kekalahan dalam pertarungan merebut gelar dunia kelas berat IBF. Petinju asal Inggris ini kalah dari Filip Hrgovic di London pada akhir pekan lalu, sehingga gagal membawa pulang sabuk juara dunia yang saat ini kosong.

Itauma memulai pertarungan dengan sangat baik, menunjukkan kecepatan dan gerakan yang membuat Hrgovic kesulitan mengikuti ritme. Ia bahkan berhasil menjatuhkan petinju asal Kroasia tersebut pada ronde kedua. Namun, pengalaman Hrgovic menjadi faktor kunci dalam pertarungan ini. Ia mampu bertahan dari tekanan yang diberikan Itauma dan terus melanjutkan duel hingga ronde-ronde berikutnya.

Seiring dengan menurunnya stamina Itauma, Hrgovic mulai mengambil alih kendali pertarungan. Memasuki ronde kesembilan, Itauma tampak semakin kelelahan. Hrgovic kemudian meningkatkan tekanan, yang berujung pada keputusan wasit Howard Foster untuk menghentikan pertandingan. Pada saat yang hampir bersamaan, pelatih Itauma, Ben Davison, juga memutuskan untuk melempar handuk sebagai tanda menyerah.

Refleksi dari Frank Bruno

Situasi ini mengingatkan Frank Bruno pada pengalamannya ketika mengalami kekalahan pertama dalam perebutan gelar dunia melawan James “Bonecrusher” Smith. Ia menyatakan, “Saat memasuki akhir ronde ketujuh, saya sudah mengatakan bahwa Moses mulai kehabisan tenaga. Ketika menghadapi James Smith, saya juga terbiasa mengalahkan lawan pada ronde-ronde awal. Namun, ketika mendapatkan kesempatan merebut gelar dunia, saya masih memiliki banyak pelajaran yang harus dipelajari dan akhirnya kalah.”

Bruno menekankan bahwa Itauma seharusnya tidak menganggap kekalahan ini sebagai akhir dari perjalanan kariernya. Ia percaya bahwa pengalaman melawan Hrgovic bisa menjadi modal penting bagi perkembangan karier Itauma. “Saya merasa Moses akan menjadi bagian dari sejarah kelas berat Inggris. Ini adalah pelajaran bagi dirinya dan timnya. Pada satu titik, Filip bahkan terlihat seperti sudah kalah. Pertarungan yang bagus, dan saya berharap Moses segera pulih. Saya yakin dia akan kembali dengan lebih kuat dan lebih bijaksana,” ungkap Bruno.

Pemulihan dan Evaluasi

Kekalahan ini menjadi catatan pertama dalam rekor profesional Itauma. Sebelum bertanding melawan Hrgovic, petinju berusia 21 tahun ini dikenal sebagai salah satu prospek terbaik di kelas berat. Promotor Frank Warren juga mengungkapkan bahwa Itauma mengalami cedera pada bagian kaki selama pertarungan, meskipun tingkat keparahan cedera tersebut belum diketahui secara pasti.

Saat ini, Moses Itauma memiliki waktu untuk memulihkan kondisi dan mengevaluasi pertarungan pertamanya dalam perebutan gelar dunia. Seperti yang diyakini Bruno, kekalahan ini bisa menjadi batu loncatan yang signifikan bagi perjalanan panjang Itauma di dunia tinju kelas berat.

Artikel Terkait