Augsburg - Juergen Klopp tidak berhasil memberikan hasil positif pada pertandingan pertamanya sebagai pelatih Timnas Jerman di kandang, yang berlangsung di WWK Arena, Augsburg, pada Senin (28/9) dini hari WIB. Jerman harus menelan pil pahit setelah kalah 0-1 dari Yunani, dengan gol tunggal dicetak oleh Dimitrios Kourbelis pada menit ke-74.
Setelah gol tersebut, terlihat jelas kekecewaan di wajah para pendukung Jerman. Banyak dari mereka yang memilih untuk meninggalkan stadion dan tidak melanjutkan menyaksikan pertandingan. Bagi Klopp, hasil buruk ini menandai kegagalan dalam memberikan kemenangan pada debutnya di hadapan publik sendiri, setelah sebelumnya ia memulai tugasnya melatih tim di pertandingan melawan Belanda yang berakhir imbang.
Permohonan Kesabaran dari Klopp
Usai pertandingan, Juergen Klopp meminta kepada para penggemar untuk bersabar. Ia menjelaskan bahwa kekalahan ini merupakan bagian dari proses yang harus dilalui dalam membangun kembali Timnas Jerman. "Ini bagian dari proses, sungguh. Lineup, formasi, banyak perubahan, itu semua 100% tanggung jawab saya," ungkapnya kepada ARD.
Klopp menambahkan, "Sepak bola, begitulah adanya. Terkait undian pertandingan ini malam ini, saya bisa dengan mudah menerimanya. Tetapi kalah, itu sangat buruk. Saya tidak berpikir kami pantas mendapatkannya, tetapi itu terjadi, dan inilah yang kami dapatkan." Kekalahan ini membuat Jerman terpuruk di posisi bawah Grup A2 UEFA Nations League dengan hanya mengantongi 1 poin, tertinggal dari Yunani yang mengoleksi 6 poin dan Belanda dengan 4 poin. Pertandingan selanjutnya, Joshua Kimmich dan kawan-kawan akan berhadapan dengan Serbia pada 2 Oktober mendatang.
Reaksi Fans di Media Sosial
Reaksi para penggemar pun ramai dibicarakan di media sosial, di mana banyak yang menunjukkan rasa frustrasi mereka terhadap performa tim. Salah satu unggahan di Twitter menunjukkan fans yang sudah meninggalkan stadion dengan komentar, "Mereka sudah lelah dengan permainan Jurgen Klopp!"
Kekalahan ini tentunya menjadi tantangan bagi Klopp untuk segera memperbaiki performa timnya di laga-laga mendatang.