Justin Hoh, pemain bulu tangkis asal Malaysia yang saat ini menduduki peringkat 45 dunia, menyatakan bahwa tantangan kebersihan di BWF Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, yang dijadwalkan berlangsung dari 17 hingga 23 Agustus, bisa menjadi lebih mengkhawatirkan dibandingkan dengan para pesaingnya. Ia berharap insiden yang terjadi pada India Open di Stadion Indoor Indira Gandhi tidak akan terulang.
Pada India Open yang berlangsung Januari lalu, para atlet dihadapkan pada berbagai masalah seperti kotoran burung yang jatuh di lapangan, fasilitas latihan yang kurang memadai, polusi udara, serta kehadiran monyet yang berkeliaran di sekitar kompleks olahraga. Justin Hoh mengakui bahwa situasi di India tidak ideal, namun ia percaya bahwa penyelenggara akan melakukan perbaikan untuk kejuaraan dunia ini.
Optimisme Justin Hoh
"Saat kami berada di sana pada bulan Januari, berbagai hal terjadi, termasuk masalah monyet. Saya yakin mereka akan memperbaiki semua itu kali ini," ungkap Justin pada hari Selasa. Ia menambahkan, "Kondisi di India selalu sangat menantang. Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, termasuk membawa makanan sendiri. Tapi saya pikir mereka akan melakukan perbaikan untuk Kejuaraan Dunia karena ini adalah acara besar."
Debut di Kejuaraan Dunia
Pemain berusia 22 tahun ini juga menekankan bahwa faktor-faktor di luar lapangan dapat memengaruhi konsentrasi pemain selama turnamen. Meskipun begitu, Justin sangat bersemangat untuk melakukan debutnya di Kejuaraan Dunia. "Ini akan menjadi Kejuaraan Dunia pertama saya, jadi saya sangat gembira karena ini adalah salah satu turnamen terbesar di bulu tangkis. Saya hanya fokus pada persiapan saya dan tidak terlalu memikirkan undiannya," jelasnya.
Justin menambahkan, "Meskipun saya harus bermain melawan pemain peringkat atas, saya tidak keberatan. Semua pemain terbaik akan ada di sana. Saya hanya ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin dan menampilkan performa terbaik saya."