Perhatian terhadap masa depan Toprak Razgatlioglu di MotoGP semakin meningkat seiring dengan kabar bahwa Yamaha mengalami kesulitan besar dalam pengembangan motor untuk tahun 2027. Jika situasi ini berlanjut, BMW bisa menjadi opsi menarik bagi mantan juara dunia World Superbike tersebut.
Toprak Razgatlioglu, pembalap asal Turki, baru saja memulai musim pertamanya di MotoGP, tetapi masa depannya sudah menjadi topik perbincangan. Ia masih terikat kontrak dengan Yamaha hingga tahun 2027, namun kondisi tim Jepang tersebut bisa membuka peluang bagi BMW untuk merekrutnya kembali ke World Superbike (WSBK).
Perjalanan Karier Razgatlioglu
Razgatlioglu meninggalkan BMW setelah sukses meraih dua gelar WSBK berturut-turut pada tahun 2024 dan 2025. Dengan BMW M1000RR, ia menjadi pembalap utama yang secara konsisten membawa pabrikan Jerman tersebut meraih kemenangan. Pada tahun 2026, ia mengambil tantangan baru dengan bergabung bersama Pramac Yamaha di MotoGP. Namun, musim debutnya tidak berjalan mulus, di mana ia mengalami kesulitan beradaptasi dengan ban Michelin dan belum mampu mengoptimalkan performa dari Yamaha YZR-M1.
Masalah yang Dihadapi Yamaha
Masalah yang lebih serius muncul menjelang musim 2027, di mana MotoGP akan memasuki era regulasi baru dengan mesin 850 cc, pengurangan aerodinamika, larangan perangkat pengatur ketinggian motor, serta penggunaan ban Pirelli. Peter Bom dari podcast Oxley Bom MotoGP menyatakan kekhawatirannya terhadap persiapan Yamaha. Ia menyebutkan bahwa Yamaha hanya membawa dua mesin 850 cc untuk pengujian ban Pirelli di Brno pada akhir Juni, dan menggambarkan prospek Yamaha untuk musim 2027 sebagai “sangat suram”. David Emmett dari Paddock Pass Podcast juga menilai bahwa Yamaha belum menunjukkan banyak harapan untuk tahun 2027 dan kemungkinan baru akan memprioritaskan tahun 2028.
Jika prediksi tersebut terbukti benar, Razgatlioglu bisa menghadapi musim kedua yang penuh tantangan di MotoGP. Hal ini tentu dapat memberikan kepercayaan diri bagi BMW untuk kembali mendekatinya. Saat ini, BMW menghadapi situasi yang berbeda di WSBK setelah kepergian Razgatlioglu. Miguel Oliveira dan Danilo Petrucci belum mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pembalap Turki tersebut secara maksimal, meskipun cedera juga mempengaruhi performa mereka.
Menariknya, perubahan ban WSBK pada tahun 2027 juga dapat menjadi pertimbangan. Michelin akan menggantikan Pirelli sebagai pemasok ban, sehingga Razgatlioglu harus beradaptasi dengan karakter ban baru jika ia benar-benar kembali. Saat ini, belum ada kepastian mengenai apakah Razgatlioglu akan meninggalkan MotoGP. Namun, jika Yamaha terus mengalami kesulitan pada tahun 2027, BMW memiliki alasan kuat untuk mencoba membawanya kembali.
Bagi Toprak Razgatlioglu, keputusan tersebut pada akhirnya bergantung pada satu hal: apakah proyek Yamaha cukup menjanjikan untuk membawanya mengejar impian menjadi juara dunia MotoGP.