Logo
Raket

Kekhawatiran Tiongkok Terhadap An Se Young Jelang Asian Games 2026

Tiongkok menunjukkan kecemasan menjelang Asian Games Musim Panas 2026 di Aichi-Nagoya, terutama terkait performa An Se Young yang sangat mengesankan. Media Tiongkok menyoroti tantangan yang dihadapi t...

A
Arka Wisena
12 September 2026 2 pembaca
An Se Young-Wang Zhi Yi/[Foto:Badminton Photo]
An Se Young-Wang Zhi Yi/[Foto:Badminton Photo]

Tiongkok tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya menjelang Asian Games Musim Panas Aichi-Nagoya 2026, terutama karena keberhasilan luar biasa dari An Se Young, yang dikenal sebagai 'Ratu Bulu Tangkis' dan saat ini menduduki peringkat 1 dunia. Pada tanggal 8 waktu Korea, media Tiongkok melaporkan bahwa cabang bulu tangkis, khususnya tunggal putri, menjadi sumber kekhawatiran bagi tim nasional bulu tangkis Tiongkok.

Alasan utama kekhawatiran tersebut adalah keberadaan An Se Young yang baru saja meraih gelar ketiganya secara beruntun di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) China Masters (Super 750) 2026 setelah mengalahkan Tomoka Miyazaki dari Jepang (peringkat 8 dunia) dengan skor 2-0 di final. An telah mengumpulkan tujuh gelar individu di musim 2026, mencatatkan rekor luar biasa dengan 49 kemenangan dan hanya satu kekalahan. Dengan keberhasilan di Kejuaraan Dunia dan China Masters, An menunjukkan performa terbaiknya menjelang Asian Games.

Pesaing Tiongkok di Tunggal Putri

Tiongkok juga memiliki atlet yang mampu bersaing dengan An Se Young, seperti Wang Zhiyi (peringkat 2 dunia) dan Chen Yufei (peringkat 4 dunia), yang diharapkan dapat merebut medali emas di nomor tunggal putri. Terlebih lagi, Wang Zhiyi merupakan satu-satunya pemain yang berhasil mengalahkan An Se Young di musim ini.

Namun, pandangan media lokal Tiongkok cenderung pesimis. Media tersebut menyatakan, "Sulit bagi Chen Yufei dan Wang Zhiyi untuk mengatasi rintangan ini," serta menambahkan, "Untuk mengincar medali emas di Asian Games, mereka pada dasarnya harus berharap dan berdoa agar An Se Young gagal." Mereka juga menganggap Korea, yang dipimpin oleh An Se Young, sebagai pesaing kuat dalam nomor beregu putri.

Kekalahan di Asian Games Sebelumnya

Tiongkok mengalami kekalahan memalukan dengan skor 0-3 melawan Korea di final beregu bulu tangkis putri pada Asian Games Hangzhou 2022, meskipun bertanding di kandang sendiri. Pertandingan beregu dilakukan dengan urutan tunggal-ganda-tunggal-ganda-tunggal, di mana tim yang meraih tiga kemenangan dari lima pertandingan terlebih dahulu akan menjadi juara. Saat itu, An Se Young yang tampil sebagai pemain pertama berhasil mengalahkan Chen Yufei dengan skor 2-0. Pasangan kedua, Lee So-hee dan Baek Ha-na, serta pemain ketiga, Kim Ga-eun, juga meraih kemenangan beruntun 2-0, sehingga Korea berhasil membawa pulang medali emas.

Media melaporkan, "An Se Young berdiri teguh untuk Korea seperti batu karang," dan menambahkan, "Adegan tim putri Tiongkok yang menderita kekalahan telak 0-3 melawan Korea di Asian Games Hangzhou masih teringat jelas." An Se Young sendiri menjadi peraih dua medali emas di Asian Games Hangzhou 2022 dengan menyapu bersih nomor tunggal putri dan beregu. Dengan mempertahankan peringkat No. 1 dunia, ia kini bersiap untuk kembali menantang posisi teratas di Asia di Aichi dan Nagoya.

Artikel Terkait