Liverpool menunjukkan performa yang mengecewakan dalam hal bola mati pada musim ini. Tim yang dilatih oleh Arne Slot mencatatkan rekor buruk dengan kebobolan terbanyak dalam situasi set piece. Pada pertandingan matchday ke-36 Liga Inggris yang berlangsung pada Sabtu malam (9/5/2026), Liverpool hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Chelsea di Anfield.
Tim Merseyside Merah sempat unggul lebih dulu berkat gol dari Ryan Gravenberch, namun Chelsea berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Enzo Fernandez. Gol tersebut menambah daftar kebobolan Liverpool dalam situasi set piece yang sudah mencapai angka 18 kali di Liga Inggris musim 2025/2026, menurut catatan WhoScored.
Rekor Kebobolan Terbanyak
Jumlah kebobolan tersebut menjadi yang tertinggi bagi Liverpool dalam sejarah Premier League. Mereka hanya kalah dari Bournemouth yang mencatatkan 19 kali kebobolan melalui set piece, menjadikan Liverpool sebagai tim Inggris dengan kebobolan paling banyak di luar penalti.
Pernyataan Manajer
Manajer Liverpool, Arne Slot, menyatakan kekecewaannya karena timnya kembali kebobolan dari situasi bola mati. Ia menilai Chelsea mampu memanfaatkan kelengahan yang ditunjukkan oleh para pemainnya. "Kami memulai dengan sangat baik dan mendapatkan peluang besar dari bola mati yang hampir membuat skor menjadi 2-0," ungkap Slot kepada TNT Sports setelah pertandingan.
Slot menambahkan, "Sayangnya, seperti minggu lalu, kami kebobolan dari bola mati. Itu gol yang sangat ceroboh." Hasil imbang ini membuat Liverpool tertahan di posisi ke-4 klasemen Liga Inggris dengan 59 poin, dan mereka masih berjuang untuk mengamankan tiket ke Liga Champions.