Logo
Olahraga Lain

Kell Brook Menyesali Pertarungan Melawan Errol Spence Jr, Yakin Seharusnya Bisa Menang

Kell Brook, mantan juara dunia kelas welter IBF, mengenang kekalahan dari Errol Spence Jr yang masih menghantuinya hingga kini. Ia merasa tidak dalam kondisi terbaik saat itu dan yakin bisa menang jik...

A
Arka Wisena
09 July 2026 30 pembaca
Kell Brook vs Errol Spence Jr
Kell Brook vs Errol Spence Jr

Mantan juara dunia kelas welter IBF, Kell Brook, kembali mengingat salah satu momen paling menyakitkan dalam karier tinjunya. Petinju asal Sheffield, Inggris, ini mengaku masih terbayang kekalahannya dari Errol Spence Jr pada tahun 2017, di mana ia merasa tidak tampil dalam kondisi optimal.

Brook berhasil merebut gelar juara dunia IBF pada tahun 2014 setelah mengalahkan Shawn Porter dengan keputusan angka mayoritas di Amerika Serikat. Setelah mempertahankan gelar tersebut sebanyak tiga kali, ia mengambil langkah berani dengan naik ke kelas menengah untuk menghadapi Gennadiy Golovkin, yang saat itu merupakan pemegang gelar juara dunia. Meskipun mampu memberikan perlawanan di ronde-ronde awal, Brook akhirnya kalah melalui technical knockout pada ronde kelima setelah mengalami patah tulang rongga mata kanan akibat pukulan keras Golovkin.

Kembali ke Kelas Welter dan Kesalahan Besar

Delapan bulan setelah pertarungan melawan Golovkin, Brook kembali turun ke kelas welter untuk mempertahankan gelar IBF melawan penantang wajib, Errol Spence Jr. Keputusan untuk kembali ke kelas welter ini kemudian diakui sebagai salah satu kesalahan terbesar dalam kariernya. Brook menyatakan bahwa proses penurunan berat badan setelah bertarung di kelas menengah membuat kondisi fisiknya sangat tertekan sebelum naik ke ring.

"Itulah pertarungan yang paling menghantui saya hingga sekarang. Saat itu kondisi saya mungkin bahkan tidak sampai 30 persen. Setelah melawan Golovkin dan naik ke kelas menengah, saya harus kembali memangkas berat badan dalam jumlah besar. Saya yakin jika berada dalam kondisi terbaik, saya bisa mengalahkan Spence," ungkap Brook kepada Boxing King Media.

Fokus pada Penurunan Berat Badan

Brook juga mengungkapkan bahwa selama pemusatan latihan, seluruh fokusnya justru tertuju pada usaha mencapai batas berat badan, bukan pada persiapan strategi bertanding. "Selama latihan, yang saya pikirkan hanya bagaimana bisa lolos timbang badan. Porsi makan saya sangat sedikit dan prosesnya benar-benar menyiksa. Itu menjadi salah satu pengalaman terburuk sepanjang karier saya," katanya.

Dalam pertarungan melawan Spence, Brook sempat unggul di beberapa kartu skor juri sebelum akhirnya dihentikan pada ronde ke-11. Ironisnya, ia kembali mengalami patah tulang rongga mata, kali ini di sisi kiri wajahnya. Kekalahan dari Spence menjadi titik balik dalam karier Brook, dan tiga tahun kemudian ia kembali mengalami kekalahan melalui technical knockout dari Terence Crawford. Meskipun demikian, Brook menutup karier profesionalnya dengan kemenangan knockout atas rival senegaranya, Amir Khan, pada tahun 2022.

Hingga saat ini, Kell Brook tetap percaya bahwa hasil pertarungan melawan Spence bisa saja berbeda jika ia tidak dipaksa menjalani penurunan berat badan yang ekstrem setelah pertarungan melawan Golovkin.

Artikel Terkait