Logo
Basket

Kembalinya Leonie Fiebich Membawa New York Liberty Menang atas Indiana Fever

Leonie Fiebich memberikan kontribusi signifikan setelah kembali dari cedera, membantu New York Liberty meraih kemenangan atas Indiana Fever dengan skor 109-102.

A
Anggun Ratnasari
24 August 2026 25 pembaca
Leonie Fiebich (tengah) menjaga bintang Indiana Fever Caitlin Clark saat New York Liberty mengalahkan Fever 109-102. (Foto: AP)
Leonie Fiebich (tengah) menjaga bintang Indiana Fever Caitlin Clark saat New York Liberty mengalahkan Fever 109-102. (Foto: AP)

Leonie Fiebich langsung menunjukkan dampak positif setelah kembali memperkuat New York Liberty, usai absen selama tujuh pekan karena cedera pada kaki kirinya. Dalam pertandingan melawan Indiana Fever pada Sabtu (22/8), Fiebich mencetak 20 poin, lima rebound, dan lima assist, yang berkontribusi pada kemenangan Liberty dengan skor 109-102.

Sebelum kembalinya Fiebich, tim Liberty harus berjuang tanpa kehadirannya dan mencatat rekor 9-7, mengalami kesulitan dalam menemukan konsistensi permainan. Dengan kembalinya salah satu pemain bertahan terbaik dan penembak tiga angka andalan, performa tim langsung mengalami perubahan yang signifikan. Fiebich bermain hampir 34 menit meskipun awalnya dijadwalkan dengan batasan waktu bermain. Pelatih Liberty, Chris DeMarco, akhirnya mengabaikan batasan tersebut setelah melihat kondisi fisik Fiebich yang tetap baik dan kontribusinya yang sangat berarti.

Dampak Positif di Lapangan

“Dia berdampak pada pertandingan dalam begitu banyak aspek, termasuk beberapa hal yang tidak tercatat di statistik,” ungkap Jonquel Jones, yang menyumbang 19 poin dan 10 rebound. Fiebich juga diberikan tugas penting untuk menjaga Caitlin Clark, di mana saat Fiebich menjadi defender utama, Clark hanya mampu mencetak lima poin dari tujuh percobaan tembakan yang dilakukan.

Breanna Stewart juga memberikan kontribusi dengan 22 poin dan Sabrina Ionescu menilai bahwa kehadiran Fiebich membuat trio utama Liberty kembali menemukan chemistry yang telah terjalin sebelumnya. “Ada ikatan yang kami miliki satu sama lain. Kemauan untuk menang dan kemampuan bermain bersama tanpa harus banyak berkomunikasi. Kami sudah bermain bersama selama beberapa tahun dan malam ini dia bisa langsung menyatu,” jelas Ionescu.

Performa Menjanjikan

Fiebich menunjukkan performa yang sangat efektif, terutama pada kuarter ketiga dengan mencetak sembilan poin. Salah satu momen terbaiknya terjadi ketika ia berhasil menyelesaikan tembakan and-one dengan waktu tersisa 1 menit 42 detik. Pemain yang biasanya tenang itu bahkan menunjukkan emosinya dengan berteriak ke arah penonton setelah membawa Liberty unggul sembilan poin.

New York mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir meskipun Fever terus memberikan tekanan. Indiana juga tidak memanfaatkan peluang dari garis free throw, hanya berhasil memasukkan 11 dari 22 percobaan. Liberty tampil efisien dengan persentase tembakan 58 persen dari lapangan dan berhasil mencetak 11 dari 27 tembakan tiga angka. Ionescu menilai performa tersebut menunjukkan gaya bermain yang ingin mereka tampilkan secara konsisten.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Liberty setelah sebelumnya mereka kalah dua kali dari Fever musim ini, dengan kekalahan 20 poin pada 18 Juli dan 14 poin pada 11 Agustus, di mana mereka sempat tertinggal hingga 21 angka. Saat ini, Liberty telah memenangkan 10 dari 13 pertandingan terakhir dan memiliki rekor 11-4 ketika Fiebich berada di lapangan. Meskipun demikian, New York masih menempati posisi keenam klasemen, satu pertandingan di belakang Fever yang berada di posisi kelima.

Liberty masih menyisakan dua pertandingan sebelum jeda FIBA yang akan berlangsung dari 31 Agustus hingga 16 September. “Kami masih harus berkembang. Tim ini sudah melalui banyak hal, tetapi kami masih memiliki banyak perlawanan,” kata Stewart.

Artikel Terkait