Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia berhasil merebut medali emas pada Asian Games 2026 setelah menaklukkan tim China dengan skor 3-2. Pertandingan final berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, pada hari Kamis, 24 September 2026. Meskipun sempat tertinggal 0-2, Indonesia berhasil membalikkan keadaan dan meraih kemenangan yang sangat berarti ini.
Perjuangan Tim Indonesia
Dalam pertandingan tersebut, Alwi Farhan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Moh Zaki Ubaidillah tampil gemilang dengan memenangkan tiga partai secara beruntun. Alwi Farhan membuka kemenangan dengan mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Sementara itu, Leo dan Daniel serta Ubed harus berjuang lebih keras setelah sempat tertinggal di gim pembuka. Leo/Daniel yang berada di posisi tertinggal 17-20 mampu mencetak lima angka berturut-turut untuk merebut gim tersebut. Ubed juga menunjukkan ketangguhan dengan membalikkan keadaan setelah tertinggal 16-20 dari Weng Hongyang.
Fakta Menarik di Balik Kemenangan
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan mengakhiri penantian emas beregu putra sejak edisi Bangkok 1998. Saat itu, tim Indonesia diperkuat oleh sejumlah pemain legendaris seperti Tony Gunawan dan Taufik Hidayat. Kini, Fajar Alfian, yang merupakan pemain tertua dalam skuad saat ini, baru berusia tiga tahun ketika Indonesia terakhir kali meraih emas.
Kemenangan ini juga menjadi sangat berarti setelah Indonesia tidak berhasil meraih medali bulu tangkis pada Asian Games Hangzhou 2022, yang merupakan catatan buruk pertama bagi Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di Asian Games. Selain itu, prestasi ini datang setelah Indonesia tersingkir dari fase grup Thomas Cup 2026 untuk pertama kalinya.
Tim Indonesia berhasil mengalahkan China, yang merupakan juara dunia Thomas Cup 2024 dan 2026, serta juara beregu putra pada dua edisi Asian Games sebelumnya. Keberhasilan ini menunjukkan kedalaman skuad Indonesia, di mana Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah menjadi andalan baru setelah sebelumnya membantu tim meraih emas di SEA Games 2025. Alwi kini berusia 21 tahun, sementara Ubed 19 tahun, dan keduanya telah mengumpulkan medali emas dari dua ajang bergengsi tersebut.