Stadion Utama Gelora Bung Karno bergemuruh saat Timnas Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026. Sekitar 70.000 penonton merayakan kemenangan Tim Merah Putih dalam pertandingan yang menegangkan, yang harus diakhiri melalui adu penalti. Pada laga yang berlangsung di Senayan, Jakarta, Indonesia dan Thailand sama kuat selama 90 menit.
Gol pertama dicetak oleh Dean James, yang kemudian dibalas oleh Saranon Iklas di akhir babak kedua. Tim Changsuek berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-110 melalui gol Peeradol Chamrasamee yang membobol gawang Emil Audero dengan sepakan datar dalam serangan balik cepat, membuat Indonesia tertinggal 1-2. Namun, tidak lama kemudian, Indonesia menyamakan kedudukan berkat aksi Elkan Baggott yang memanfaatkan bola rebound dari tepisan Saranon Anuin, sehingga skor menjadi 2-2 di menit ke-116.
Adu Penalti yang Menentukan
Dalam babak adu penalti, Indonesia keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2, setelah dua penendang Thailand, Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya, gagal mencetak gol. Kemenangan ini menjadikan Indonesia sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 untuk edisi perdana, sekaligus mengakhiri penantian panjang tanpa gelar di turnamen internasional selama 35 tahun.
Elkan Baggott menyampaikan rasa terima kasih kepada federasi dan rekan-rekannya, mengungkapkan, "Sebelumnya kami ditunjukkan klip Piala AFF (2020) saat kami kalah dari Thailand. Ini sebuah perjalanan indah. Terima kasih kepada federasi, juga kepada pemain wajah-wajah baru. Kami merasa sangat dicintai, sangat bangga menjadi orang Indonesia."
Penghargaan Individu dan Janji Bonus
Selain meraih gelar juara, dua pemain Timnas Indonesia, Mitchell Baker dan Ole Romeny, juga mendapatkan penghargaan individu sebagai top scorer dan top assist. Baker berhasil mencetak lima gol sepanjang turnamen, sementara Romeny menyumbang empat assist. Presiden RI, Prabowo Subianto, menyatakan kepuasannya atas pencapaian ini dan menjanjikan bonus kepada para pemain. "Ya (akan diberikan bonus), itu diatur oleh Ketua Umum PSSI, ya. Oke ya? Terima kasih ya," kata Prabowo.
Berbeda dengan kebahagiaan yang dirasakan oleh Timnas Indonesia, Timnas Thailand harus menelan pil pahit setelah ambisi mereka untuk menjadi juara di FIFA ASEAN Cup 2026 gagal terwujud. Meskipun memiliki gelar terbanyak di turnamen AFF, di kompetisi resmi FIFA ini, mereka harus pulang tanpa gelar.
Dengan kemenangan ini, Indonesia tidak hanya merayakan trofi pertama di level ASEAN, tetapi juga mengukuhkan status mereka di dunia sepak bola internasional.