Logo
Berita Olahraga

Kemenangan Manis Fajar dan Fikri di Japan Open 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri berhasil meraih gelar juara ganda putra di Japan Open 2026 setelah menunggu hampir satu tahun. Mereka mengalahkan pasangan ganda nomor satu dunia dalam pertand...

C
Citra Erwana
20 July 2026 33 pembaca
Foto: Dok. PP PBSI
Foto: Dok. PP PBSI

Tokyo - Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri merasakan kebahagiaan yang mendalam setelah berhasil menjadi juara ganda putra di Japan Open 2026. Penantian mereka selama setahun akhirnya terbayar dengan manis. Dalam pertandingan yang berlangsung di Gymnasium Metropolitan Tokyo pada Minggu (19/7), mereka berhasil mengalahkan ganda asal Korea, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, dengan skor 21-19, 21-17.

Kemenangan ini menandai pembukaan kembali gelar bagi Fajar dan Fikri, setelah terakhir kali meraih juara di China Open 2025 pada bulan Juli tahun lalu. Sejak saat itu, mereka beberapa kali meraih posisi runner up di berbagai turnamen, termasuk Korea Open, French Open, Denmark Open, dan Australia Open. Tahun ini, mereka juga sempat menjadi runner up di Singapore Open sebelum akhirnya meraih gelar di Japan Open 2026, yang membuat mereka sangat lega.

Ucapan Syukur dan Harapan

Fajar menyampaikan rasa syukurnya, "Pertama-tama alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan bisa menyabet gelar di Japan Open ini. Penantian hampir satu tahun setelah juara di China Open 2025. Semoga ini jadi awal dari kebangkitan kami untuk bisa meraih gelar-gelar berikutnya." Ia juga menambahkan bahwa kelebihan lawan mereka, Kim dan Seo, terletak pada kemampuan mereka dalam mengatasi bola-bola sulit dan pertahanan yang sangat kuat. Namun, dalam pertandingan kali ini, mereka berhasil menjaga kewaspadaan dan disiplin dalam menerapkan strategi.

Fajar juga mempersembahkan gelar ini untuk istrinya, menandakan momen spesial setelah menikah. "Gelar ini saya persembahkan secara khusus untuk istri saya karena ini gelar pertama setelah menikah," ujarnya.

Strategi dan Komunikasi yang Efektif

Fikri pun mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini, mengingat Kim dan Seo bukanlah lawan yang mudah. Dari empat pertemuan sebelumnya, mereka kalah tiga kali. "Mereka bukan lawan yang mudah. Mereka bermain sangat baik. Hanya tadi di lapangan kami bisa lebih solid aja, bisa lebih dominan melakukan strategi dengan tepat. Komunikasi dengan partner dan pelatih pun sangat berjalan baik jadi semua yang disiapkan berjalan dengan baik dari awal sampai akhir," jelas Fikri.

Ia menambahkan, "Gelar ini untuk saya sendiri, buah dari kesabaran selama ini. Untuk keluarga dan orang-orang yang saya cintai dan seluruh suporter yang selalu mendukung dan mendoakan kami."

Dengan kemenangan ini, Fajar dan Fikri berharap dapat melanjutkan performa baik mereka di turnamen-turnamen mendatang.

Artikel Terkait