Logo
Moto GP

Kemenangan Marc Marquez di MotoGP Hungaria Menyisakan Kekhawatiran bagi Ducati

Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP Hungaria 2026, namun Ducati tetap cemas dengan kondisi fisiknya setelah menjalani operasi ke-10 dalam kariernya.

E
Eko Prasetyo
19 June 2026 1 pembaca
Marc Marquez menang di MotoGP Hungaria
Marc Marquez menang di MotoGP Hungaria

Marc Marquez kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih kemenangan di MotoGP Hungaria 2026. Meski hasil tersebut sangat mengesankan, tim Ducati masih merasakan kekhawatiran terkait kondisi fisik juara dunia tersebut setelah menjalani operasi kesepuluh dalam kariernya.

Kemenangan yang diraih Marquez di Hungaria menjadi bukti bahwa pembalap asal Spanyol ini belum kehilangan semangatnya. Setelah menghadapi awal musim yang penuh tantangan akibat cedera pada bahu dan kaki, ia berhasil kembali ke podium tertinggi dan tetap menjaga peluang dalam perburuan gelar juara dunia. Namun, Marco Rigamonti, kepala kru Ducati, mengungkapkan bahwa ia belum bisa memastikan apakah Marquez dapat kembali ke performa terbaiknya seperti sebelum mengalami serangkaian cedera.

Kondisi Fisik yang Mengkhawatirkan

Sejak memulai karier di MotoGP, Marquez telah menjalani setidaknya 10 operasi untuk mengatasi berbagai cedera serius, termasuk pada bahu, lengan, ibu jari, dan kaki. Situasi ini membuat proses pemulihan Marquez semakin sulit untuk diprediksi. Rigamonti menjelaskan bahwa bahkan Marquez sendiri tidak sepenuhnya yakin mengenai kapasitas maksimal tubuhnya setelah setiap operasi yang dilaluinya. "Setelah setiap cedera, Anda tidak pernah benar-benar tahu apakah kondisi 100 persen yang baru sama dengan 100 persen sebelumnya," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun Marquez dapat berlatih penuh dan menjalani pemulihan secara optimal selama beberapa bulan, tidak ada jaminan performanya akan sama seperti musim sebelumnya. Selain faktor fisik, peningkatan performa para pesaing juga menjadi tantangan tersendiri bagi Marquez.

Awal Musim yang Menantang

Rigamonti mengungkapkan bahwa Marquez mulai merasakan ada yang tidak beres pada awal musim 2026. Awalnya, ia berpikir penurunan kekuatan fisiknya disebabkan oleh kurangnya persiapan selama musim dingin. Namun, setelah beberapa balapan, terutama setelah seri Qatar dan Jerez, Marquez menyadari bahwa tenaganya semakin menurun seiring berjalannya sesi balapan. "Dia memulai FP1 dalam kondisi bagus, tetapi setiap sesi berikutnya kekuatannya terus berkurang. Saat itulah dia memutuskan memeriksakan diri ke dokter dan akhirnya ditemukan masalah pada lengannya," tambah Rigamonti.

Walaupun masih dihadapkan pada masalah fisik, kemenangan di Hungaria menunjukkan bahwa Marc Marquez tetap menjadi ancaman serius bagi para pesaingnya. Saat ini, juara dunia tujuh kali MotoGP itu masih berada dalam perburuan gelar, meskipun tertinggal 72 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Dengan separuh musim yang masih tersisa, peluang Marquez untuk meraih gelar juara belum sepenuhnya tertutup. Namun, pertanyaan terbesar yang masih menggantung adalah apakah tubuhnya mampu mendukung ambisi besarnya untuk kembali menjadi juara dunia MotoGP.

Artikel Terkait