Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menpora Erick Thohir menilai pencapaian ini sebagai bukti bahwa perbaikan yang dilakukan di dalam Kemenpora memberikan hasil yang positif. "Alhamdulillah kita bertemu BPK, kita dapatkan WTP kembali, dan ini hal yang positif," ujar Erick dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (13/8/2026).
Peningkatan Kinerja dan Kepercayaan Presiden
Erick, yang kini berusia 56 tahun, menyatakan bahwa peningkatan kinerja dan perolehan WTP merupakan dua indikator penting yang menunjukkan adanya perbaikan yang berkelanjutan di Kemenpora. Hal ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang memberikan keleluasaan kepada Kemenpora untuk melakukan transformasi birokrasi.
Transformasi birokrasi ini merupakan salah satu arahan yang diterapkan di seluruh kementerian dan lembaga. Erick berkomitmen untuk terus melaksanakan arahan tersebut dengan melakukan berbagai perbaikan dalam tata kelola pemerintahan.
Komitmen Terus Meningkatkan Kinerja
“Presiden mendorong yang namanya transformasi birokrasi di semua kementerian/lembaga. Alhamdulillah kami juga di Kemenpora melaksanakan arahan dari Presiden dan beliau memberikan keleluasaan untuk kami bertransformasi,” tambahnya.
Selain meraih WTP, transformasi yang dilakukan oleh Kemenpora juga terlihat dari peningkatan kinerja yang kini mencapai 83 persen berdasarkan penilaian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). "Seperti diinformasikan sebelumnya, contoh kita terjadi peningkatan sekarang mencapai 83 persen. Terima kasih MenPAN-RB yang telah mendampingi kami. Kita akan dorong terus meskipun sudah jauh meningkat," tutup Erick.